Portal Berita Online

PEKANBARU--Kepercayaan masyarakat terhadap layanan darurat TRC Pekanbaru Aman 112 yang diluncurkan Pemerintah Kota Pekanbaru terus menunjukkan peningkatan. Saat ini, tingkat kepercayaan publik dilaporkan telah mencapai sekitar 60 persen, mencerminkan respons positif warga terhadap kinerja layanan tersebut.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut peningkatan ini tidak lepas dari kecepatan Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Menurutnya, respons yang sigap menjadi faktor utama yang membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintah.
“Kepercayaan publik ini harus terus kita jaga dan tingkatkan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” ujarnya.
Untuk mendorong partisipasi warga, Pemko Pekanbaru juga memberikan apresiasi kepada pelapor yang aktif menggunakan layanan 112. Bentuk apresiasi tersebut mulai dari pulsa hingga voucher belanja. Sebagian besar laporan yang masuk berkaitan dengan persoalan lingkungan, terutama penumpukan sampah di kawasan permukiman.
Sejak resmi diluncurkan pada 1 April 2026, TRC Pekanbaru Aman 112 menjadi layanan darurat terpadu satu pintu yang dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian mendesak, mulai dari sampah menumpuk, kebakaran, kecelakaan lalu lintas, hingga tindak kriminal.
Dalam pelaksanaannya, tim ini melibatkan lintas instansi di lingkungan Pemko Pekanbaru, serta mendapat dukungan dari kepolisian dan TNI, sehingga penanganan di lapangan bisa dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.
Dengan semakin banyaknya laporan yang ditindaklanjuti secara cepat, layanan ini perlahan mulai membangun citra sebagai kanal darurat yang mudah diakses dan responsif bagi warga.[rr/pgi]