Portal Berita Online

CERENTI--Karya monolog berjudul “3431”, adaptasi dari cerpen legendaris “Babi” karya Putu Wijaya, kembali melanjutkan perjalanannya menyapa penonton Riau. Kali ini, giliran Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, yang akan menjadi panggung hidup bagi pertunjukan sarat makna ini.
Disutradarai sekaligus diperankan oleh Fedli Azis, serta diperkuat komposer Micko Celo, monolog ini sebelumnya sukses digelar di Dumai dan kini hadir dengan semangat yang lebih matang, intens, dan penuh eksplorasi artistik.
Lebih dari sekadar pertunjukan, “3431” membawa misi besar, menghidupkan kembali denyut teater di ruang-ruang lokal. Tanpa sokongan dana pemerintah maupun CSR, produksi ini berdiri secara independen melalui skema kreatif, mulai dari kelas akting berbayar hingga penjualan tiket pertunjukan.
“Justru di keterbatasan itu, kami menemukan ruang kreatif yang lebih luas,” ungkap Fedli Azis bersama Micko Celo. Keduanya menegaskan bahwa semangat berkesenian tidak boleh berhenti hanya karena minim dukungan, melainkan harus terus mencari jalan untuk tetap hidup di tengah masyarakat.
Antusiasme juga datang dari Cerenti. Seniman lokal sekaligus tenaga pendidik Yossafat Rose Lidya menyambut hangat kehadiran pementasan ini. Bersama komunitas teater anak, pihak sekolah, hingga dukungan camat dan Polsek, ia bergerak cepat memastikan Cerenti siap menjadi tuan rumah yang layak.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, hanya 25 peserta terpilih yang dapat mengikuti kelas akting eksklusif, sementara 200 tiket penonton disediakan sesuai kapasitas Balai Adat Cerenti, menjadikan pertunjukan ini sebagai momen langka yang sayang untuk dilewatkan.
Ketua DKC Cerenti Yulizar AMd turut mengajak masyarakat untuk segera mengamankan tiket sebelum kehabisan. “Ini momentum penting bagi geliat seni di Cerenti,” ujarnya.
Kolaborasi antara Lembaga Teater Selembayung, Studio 16 YSR Kids, dan DKC Cerenti menjadikan pementasan “3431” bukan sekadar acara seni, tetapi gerakan budaya yang menghidupkan kembali semangat teater di daerah.[fed]