.

Hizbullah Gempur Israel dengan Empat Operasi, Klaim Tembak Jatuh Drone


Kamis, 23-4-2026


Hizbullah Gempur Israel dengan Empat Operasi, Klaim Tembak Jatuh Drone
ilustrasi

BEIRUT -- Gerakan Syiah Lebanon, Hizbullah, melancarkan empat operasi militer terhadap tentara Israel Defense Forces (IDF) pada Rabu (22/4), sebagai respons atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh Israel di wilayah Lebanon.


Hizbullah melaporkan serangkaian serangan yang menargetkan posisi militer Israel di Lebanon selatan. Dalam pernyataan terbarunya, kelompok tersebut mengklaim berhasil menembak jatuh empat drone pengintai Israel di atas Desa Mansouri.


Tiga pernyataan sebelumnya menyebutkan bahwa pasukan Israel juga diserang di Desa Qantara dan Bayada. Di Qantara, sebuah drone bunuh diri dilaporkan menghantam kendaraan jenis SUV yang membawa seorang perwira Israel.


Sebelumnya, Pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, pada Sabtu (18/4) menegaskan bahwa gencatan senjata harus diartikan sebagai penghentian total agresi. Ia memperingatkan bahwa setiap pelanggaran oleh Israel akan dibalas.


“Tidak ada gencatan senjata sepihak,” ujar Qassem dalam pernyataan resmi.


Ia menambahkan bahwa pejuang Hizbullah akan merespons setiap bentuk agresi dengan langkah yang dianggap tepat. Qassem juga merinci lima poin utama yang menjadi tuntutan kelompoknya, yakni penghentian permanen pertempuran di seluruh Lebanon, penarikan penuh pasukan Israel, pembebasan tahanan, kembalinya warga yang mengungsi, serta rekonstruksi dengan dukungan negara-negara Arab dan komunitas internasional.


Menurut Qassem, Hizbullah belum dapat dikalahkan dan akan terus memperjuangkan pembebasan serta kedaulatan Lebanon. Ia juga menyatakan bahwa kelompoknya terbuka untuk memasuki fase baru kerja sama dengan pemerintah Lebanon, termasuk memperkuat koordinasi dengan lembaga negara guna menjaga persatuan nasional dan kedaulatan negara. ***

sumber: antaranews.com

Penulis Riau Raya
Editor Arie RF
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT