.

PSPS Pekanbaru Gagal Raih Poin Penuh Saat Jamu Garudayaksa FC


Minggu, 1-3-2026


PSPS Pekanbaru Gagal Raih Poin Penuh Saat Jamu Garudayaksa FC

PEKANBARU--PSPS Pekanbaru gagal meraih poin penuh saat menjamu Garudayaksa FC di Stadion Kaharuddin Nasution, Sabtu (28/2/2026). Bermain tanpa penonton, kedua tim harus puas berbagi angka.

Di babak pertama, PSPS mendominasi penguasaan bola. Namun, dari setiap peluang yang ada, tak ada satu pun menjadi gol.

Tim tamu juga beberapa kali mendapatkan peluang untuk membobol gawang PSPS. Hingga babak pertama berakhir, skor masih imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, kedua tim saling jual beli serangan. Beberapa peluang kembali tercipta.

Salah satu peluang berbahaya tercipta oleh pemain Garudayaksa FC, lewat tendangan keras Everton Nascimento. Everton nyaris membobol gawang PSPS. Sayang, tendangan kerasnya diblok penjaga gawang PSPS Erlangga Setyo.

Memasuki menit 75', Garudayaksa kembali melakukan tembakan ke gawang PSPS lewat Alfin Faiz. Namun, tembakan yang dilancarkan Alfin masih sangat mudah diamankan Erlangga.

Menit 85', Alfin Faiz kembali membuka peluang untuk Garudayaksa. Sayangnya, tembakan Alfin dari dalam kotak penalti jauh melambung di atas mistar gawang PSPS.

Tak berselang lama, kini giliran PSPS yang mendapatkan peluang. Hari Nur Yulianto, yang baru saja masuk menggantikan Vieri Donny, nyaris membobol gawang Garudayaksa.

Hari yang bebas mengarahkan tandukannya ke gawang Garudayaksa, namun berhasil digagalkan Rudi N Rajak, yang masuk menggantikan Yoewanto di babak kedua.

Hingga menit 90', skor 0-0 tak kunjung berubah. Dengan tambahan waktu 6 menit, kedua tim meningkatkan intensitas serangan. Kedua tim saling jual beli serangan di menit-menit akhir. 

Akan tetapi, enam menit waktu tambahan tak juga mampu mengubah skor kedua tim. Skor 0-0, dan masing-masing mendapatkan satu poin.

Tak Memuaskan

Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso mengakui hasil yang diraih anak-anak asuhnya tidak memuaskan setelah ditahan imbang oleh tim pemuncak klasemen. Hasil ini tentunya tidak membuat posisi PSPS Pekanbaru bergerak, dan tetap bertahan di posisi 8 klasemen Liga 2 dengan nilai 24. 

Bukan tidak mungkin posisi PSPS akan disalip oleh Persekat di posisi 9, jika Persekat menang pada pertandingan ketiga putaran ketiga, dengan nilai 25. Dan PSPS pun terancam masuk zona degradasi. 

“Sangat disayangkan hasilnya tidak memuaskan, di mana dalam pertandingan ini kami hanya mendapatkan 1 poin. Memang agak minim peluang, hanya satu peluang di babak kedua. Dan di babak pertama, sentuhan-sentuhan belum begitu terlihat, di babak kedua baru nampak,” ujar Aji Santoso.

Aji juga menyoroti anak-anak asuhnya yang tidak tampil begitu maksimal. Asri Cs lebih banyak memainkan bola, sehingga dapat dengan mudah dipatahkan oleh lawan. Permainan monoton dan hanya sesekali melakukan serangan ke jantung pertahanan Garudayaksa.

“Main tidak seperti yang kami harapkan, terlalu sering memainkan bola, sehingga dapat dipatahkan oleh lawan. Ini akan menjadi evaluasi, masih ada waktu libur dalam beberapa minggu, main nanti baru tanggal 28 Maret, hampir satu bulan ini akan dievaluasi,” tegasnya.

Hasil ini akan menjadi evaluasi bagi dirinya sebelum menghadapi partai selanjutnya. Di mana lawan yang akan dihadapi yakni PSMS Medan. Masih ada waktu selama lebih kurang satu bulan untuk menjalani proses latihan menghasilkan yang terbaik, agar PSPS bisa meraih poin penuh. 

“Persiapan menghadapi PSMS Medan nanti, yang jelas kami akan banyak melakukan finishing-finishing, di mana kemarin pun anak-anak saat latihan finishing sangat bagus sekali, tetapi dipertandingan tadi kurang terlihat. Ada beberap pemain yang tidak diharapkan seperti Francis belum maksimal di pertandingan,” pungkasnya. rr/mcr
Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT