Sempat Dilarang Nenek Pergi Memancing

Setelah Dicari Semalaman, Bocah Lima Tahun Ditemukan Meninggal di Perairan Sungai Melibur


Sabtu, 30-5-2026


Setelah Dicari Semalaman, Bocah Lima Tahun Ditemukan Meninggal di Perairan Sungai Melibur

MERBAU--Setelah dilakukan pencarian selama sehari, MH, bocah berusia lima tahun yang dilaporkan hilang di perairan Sungai Melibur, Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Korban ditemukan setelah upaya pencarian intensif yang melibatkan personel kepolisian bersama ratusan warga setempat sejak Rabu sore.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre menjelaskan, sebelum dinyatakan hilang, MH diketahui sempat mendatangi rumah neneknya di kawasan pelabuhan Jalan Nelayan, Desa Mayang Sari.


Seperti hari-hari sebelumnya, bocah itu berniat memancing di sekitar pelabuhan. Sang nenek berusaha mencegah dengan menyembunyikan alat pancing miliknya. 


Sebelum pergi, MH sempat meminta minum dan menunjukkan umpan berupa siput yang telah ia kumpulkan sendiri. "Korban kemudian meninggalkan rumah neneknya dan tidak terlihat lagi sejak saat itu," ujar AKP Jimmy Andre.


Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban diduga tetap pergi memancing menggunakan sepotong kayu sebagai pengganti alat pancing. Hingga malam hari, ia tak kunjung pulang. Keluarga bersama warga langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.


Pencarian dilakukan menyusuri area pelabuhan hingga perairan Sungai Melibur. Sebanyak 10 personel kepolisian dan lebih dari 100 warga turut terlibat dalam upaya tersebut.


Korban akhirnya ditemukan oleh seorang warga, Basri Andriki, yang ikut membantu pencarian. Saat menyisir dasar perairan menggunakan akar rotan berduri, ia merasakan beban berat saat alat tersebut ditarik. Tak lama kemudian terlihat pakaian kuning yang dikenali sebagai pakaian terakhir yang dikenakan korban.


Setelah dipastikan sebagai MH, warga bersama petugas segera melakukan evakuasi jenazah ke atas pelabuhan.


Pemeriksaan medis yang dilakukan oleh tim UPT Puskesmas Teluk Belitung tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban terpeleset dan jatuh ke Sungai Melibur saat berada di area pelabuhan.


Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi korban yang diketahui tidak bisa berenang serta lokasi penemuan yang tidak jauh dari titik terakhir ia terlihat.


Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan memilih untuk tidak dilakukan autopsi. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. [Epolizan/rls]

Penulis Epolizan
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT