Afni Zulkifli Pantau Perbaikan Jalan Akses Tiga Kampung di Siak


Jumat, 2-10-2026


Afni Zulkifli Pantau Perbaikan Jalan Akses Tiga Kampung di Siak

SIAK--Bupati Siak Afni Zulkifli meninjau langsung perbaikan jalan lintas Sungai Rawa–Tanjung Buton saat dalam perjalanan menuju Desa Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kamis (1/10/2026).


Afni menghentikan perjalanan dan turun dari kendaraan setelah melihat pekerjaan penimbunan jalan yang tengah berlangsung. Ruas sepanjang 6,4 kilometer tersebut menjadi akses utama masyarakat Kampung Rawa Mekar Jaya, Sungai Rawa, dan Penyengat menuju pusat Kecamatan Sungai Apit hingga ibu kota Kabupaten Siak.


Di lokasi, Afni melihat alat berat tengah melakukan penimbunan badan jalan menggunakan material base course kualitas B.


Kondisi jalan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah. Bagi masyarakat di tiga kampung, ruas tersebut merupakan akses penting untuk beraktivitas, mengangkut hasil usaha, mendapatkan pelayanan pemerintahan, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari.


“Hari ini kita melihat pengerjaan penimbunan jalan menggunakan material kerikil kualitas B sepanjang 6,4 kilometer di jalan Sungai Rawa menuju Tanjung Buton. Semula jalan ini kondisinya rusak berat. Atas laporan masyarakat, jalan ini kita perbaiki,” kata Afni.


Perbaikan ruas jalan tersebut dilakukan melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Siak dengan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Untuk ruas Sungai Rawa-Tanjung Buton, dukungan diberikan PT Eka Sapta Paramita Energi.


Afni mengatakan, kolaborasi dengan perusahaan menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk tetap melakukan perbaikan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran dan efisiensi belanja daerah.


“Ini juga bagian dari ikhtiar kami. Di tengah efisiensi, kita masih bisa memperbaiki jalan rusak melalui kolaborasi dari sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Siak. Total keseluruhan ruas jalan yang ditangani melalui CSR perusahaan sepanjang 30 kilometer,” ujarnya.


Afni juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT Eka Sapta Paramita Energi. Di lokasi, sejumlah alat berat tampak bekerja melakukan penimbunan dan perbaikan badan jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan.


Di sela peninjauan, Afni turut menyoroti kemampuan pemerintah daerah dalam membangun dan memelihara infrastruktur, khususnya di tengah keterbatasan fiskal.


Ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap proyeksi postur APBN 2027 yang disebut menunjukkan penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Kabupaten Siak hingga 72 persen. Di sisi lain, pemerintah pusat menganggarkan pembayaran kurang bayar DBH tahun 2023 pada 2027.


“Jika daerah penghasil dipangkas sampai 72 persen, jalan rusak seperti ini siapa yang bertanggung jawab jika kita tidak diberikan haknya? Siapa yang membangun jalan kabupaten yang biayanya mencapai ratusan miliar ini?” tegasnya.


Didampingi Kepala Dinas PUPR Siak Ardi Irfandi, Afni berharap pola kolaborasi dengan perusahaan dapat terus dilanjutkan.


Menurutnya, masih terdapat sejumlah ruas jalan kabupaten yang dilintasi kendaraan operasional perusahaan dan mengalami kerusakan, salah satunya akibat beban kendaraan yang melampaui kemampuan jalan.


Untuk ruas Sungai Rawa-Tanjung Buton, Afni berencana mengusulkan perubahan status jalan tersebut menjadi jalan nasional.


“Sekarang ini jalan kabupaten, kita akan usulkan status jalan ini menjadi jalan nasional. Karena di sini ada Pelabuhan Tanjung Buton dan di depan sudah jalan nasional. Tinggal disambungkan saja,” ucap Afni. [rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT