Portal Berita Online

SELATPANJANG--Upaya memerangi narkoba di Kabupaten Kepulauan Meranti kembali diperkuat melalui peresmian Kampung Tangguh Anti Narkoba di Desa Banglas Barat, Sabtu (2/5/2026). Program ini diresmikan langsung oleh Wakapolda Riau bersama Wakil Bupati Kepulauan Meranti, sebagai langkah nyata membangun desa yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan tersebut tidak hanya seremonial, tetapi juga diisi dengan pelantikan kader serta duta anti narkoba yang akan menjadi ujung tombak edukasi dan pengawasan di tengah masyarakat. Peresmian ditandai dengan deklarasi bersama serta penandatanganan komitmen oleh unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Wakapolda Riau Brigadir Jenderal Polisi Hengki Haryadi menegaskan bahwa program ini hadir untuk memperkuat pencegahan narkoba dari tingkat paling bawah. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungannya agar tetap aman dan bebas dari peredaran barang haram tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa posisi Kepulauan Meranti yang berbatasan langsung dengan Malaysia membuat wilayah ini rentan menjadi jalur masuk narkotika internasional. Karena itu, kewaspadaan dan kerja sama semua pihak menjadi hal yang sangat penting.
Data kepolisian menunjukkan bahwa kasus penyalahgunaan narkoba di Riau masih cukup tinggi, dengan ratusan tersangka diamankan setiap bulannya. Di Kepulauan Meranti sendiri, puluhan tersangka tercatat hanya dalam satu bulan terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian atas berbagai pengungkapan kasus besar, termasuk penyitaan narkotika dalam jumlah signifikan. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang toleransi bagi peredaran narkoba di daerahnya.
Menurutnya, narkoba merupakan ancaman nyata bagi masa depan generasi muda. Karena itu, ia berharap Desa Banglas Barat dapat menjadi contoh atau role model kampung bebas narkoba yang bisa ditiru oleh desa-desa lainnya di Kepulauan Meranti.
Ia juga berpesan kepada para kader dan duta anti narkoba yang baru dilantik agar aktif turun ke masyarakat, memberikan edukasi, serta memperkuat pengawasan di lingkungan masing-masing.
Acara ini turut dihadiri jajaran Polda Riau, Polres Kepulauan Meranti, DPRD, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan bersama melawan narkoba.[rr/mgi]