Satu ASN Satu RW, Strategi Baru Pekanbaru Benahi Data dari Akar Rumput


Jumat, 1-5-2026


Satu ASN Satu RW, Strategi Baru Pekanbaru Benahi Data dari Akar Rumput
Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM dalam Kick Off Forum Satu Data Indonesia di Aula Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya.(Foto:setdako.pekanbaru.go.id)

PEKANBARU--Pemerintah Kota Pekanbaru resmi meluncurkan Forum Satu Data Indonesia, sebuah langkah strategis untuk mempercepat pembangunan berbasis data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipercaya.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa masa depan kota tidak lagi ditentukan sekadar oleh cepatnya layanan publik, tetapi oleh kekuatan data yang menjadi dasar setiap kebijakan.

“Pembangunan harus berangkat dari data yang valid agar setiap kebijakan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya saat Kick Off Forum Satu Data di Tenayan Raya, Kamis (30/4/2026).

Melalui forum ini, Pemko Pekanbaru mendorong transformasi besar dalam tata kelola data daerah. Seluruh OPD, camat, hingga lurah kini dituntut menjadi produsen data yang aktif dan bertanggung jawab, mulai dari data kemiskinan, layanan sosial, hingga kesehatan masyarakat.

Tak hanya itu, Pemko juga memperkuat integrasi data dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Dalam Negeri, agar seluruh informasi pembangunan tersambung dalam satu sistem nasional yang solid.

Salah satu terobosan yang mulai dijalankan adalah program Satu ASN Satu RW, yang menghadirkan aparatur langsung ke tengah masyarakat untuk memastikan data benar-benar sesuai kondisi lapangan.

Agung juga menekankan bahwa data tidak boleh berhenti di angka, tetapi harus “hidup” dalam kebijakan nyata. Contohnya, pengendalian inflasi akan didorong melalui gerakan sederhana namun berdampak seperti penanaman cabai di masyarakat.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas data telah memberi dampak nyata, termasuk naiknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pekanbaru dari Rp 800 miliar menjadi Rp 1,2 triliun, yang kini menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Yang kami kejar bukan data yang terlihat sempurna, tetapi data yang benar-benar akurat dan bermanfaat untuk perubahan Kota Pekanbaru,” tutupnya.(rr/Prokopim)
Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT