Portal Berita Online

MERBAU--Kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Mawar Meranti di Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti terus menunjukkan perkembangan positif dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai jual tinggi. Kelompok yang beranggotakan 10 orang ibu rumah tangga ini fokus pada produksi mie sagu, kerupuk ikan lomek, kerupuk udang, serta aneka kue sagu khas daerah pesisir.
Ketua kelompok Mawarni menjelaskan bahwa kegiatan usaha ini berawal dari semangat bersama untuk memanfaatkan bahan baku sagu dan hasil laut yang melimpah di wilayah Meranti.
“Kami ingin memperkenalkan kembali potensi lokal sagu dan hasil laut khas Meranti. Dengan kreativitas dan kerja sama, kami bisa menghasilkan produk yang disukai masyarakat dan membantu perekonomian keluarga,” ujar Mawarni.
Berkat ketekunan dan inovasi, produk-produk Mawar Meranti kini semakin dikenal di wilayah Kecamatan Merbau dan sekitarnya. Mie sagu buatan mereka memiliki tekstur kenyal alami. Sementara kerupuk ikan lomek dan kerupuk udang menjadi camilan favorit masyarakat setempat.
Kelompok ini juga mulai memperluas pasar dengan menjual produknya melalui media sosial.
Ke depan, kelompok Mawar Meranti berencana mengembangkan varian baru seperti mie sagu rasa pedas dan kerupuk udang bawang, serta menjajaki kerja sama dengan toko oleh-oleh khas Meranti.
“Kami berharap usaha ini dapat berkembang lebih besar, menciptakan lapangan kerja, dan memperkenalkan cita rasa khas Meranti ke luar daerah,” tambah Mawarni penuh harap.
Kepala Desa Mayang Sari Ibrahim memberikan apresiasi atas semangat dan kerja keras anggota kelompok.
“Kelompok Mawar Meranti adalah contoh nyata bagaimana masyarakat desa bisa mandiri dengan memanfaatkan potensi lokal. Pemerintah desa akan terus mendukung dari segi peralatan produksi, pelatihan, dan akses pemasaran,” ujar Ibrahim.
Dengan semangat gotong-royong dan dukungan pemerintah desa, Mawar Meranti menjadi bukti nyata bahwa UMKM desa mampu tumbuh dan berdaya saing, serta menjadi penggerak ekonomi masyarakat pesisir Kepulauan Meranti.
Mie sagu kelompok Mawar Meranti diketahui sudah sampai ke mancanegara, Singapura dan Malaysia. Berdiri sejak tahun 2021 dan pernah mendapat support dari BRGM.
Dengan anggota kelompok berjumlah 10 orang, bisa produksi sebanyak 50 kilo gram per hari.epo