Jasa Raharja Perkuat Dukungan bagi Keluarga Korban Kecelakaan, Pencegahan Jadi Prioritas


Jumat, 9-10-2026


Jasa Raharja Perkuat Dukungan bagi Keluarga Korban Kecelakaan, Pencegahan Jadi Prioritas
Audiensi Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto bersama PT Jasa Raharja di Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau.

PEKANBARU--PT Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga mendorong dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan. Langkah ini dinilai penting, terutama ketika korban merupakan anggota keluarga berusia produktif yang menjadi penopang ekonomi rumah tangga.


Hal tersebut disampaikan Direktur Keuangan PT Jasa Raharja (Persero), Dwi Ary Purnomo, dalam audiensi bersama Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau, Kamis (8/10/2026).


Dwi mengatakan, kecelakaan lalu lintas tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga dapat menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi bagi keluarga yang ditinggalkan. Dampak tersebut semakin besar apabila korban merupakan pencari nafkah utama dalam keluarga.


“Kami melihat bahwa bantuan kepada keluarga korban tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga bisa melalui pelatihan yang membantu meringankan beban keluarga. Banyak korban berada pada usia produktif sehingga keluarga yang ditinggalkan memiliki risiko mengalami penurunan kesejahteraan,” ungkapnya.


Menurut Dwi, penanganan kecelakaan lalu lintas perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan hak korban dan keluarga hingga penguatan langkah pencegahan. Upaya pencegahan menjadi penting untuk menekan angka kecelakaan sekaligus mengurangi dampak yang harus ditanggung masyarakat.


Ia menjelaskan, penurunan angka kecelakaan membutuhkan sinergi berbagai pemangku kepentingan, termasuk kepolisian, pemerintah daerah, Jasa Raharja, dan masyarakat. Karena itu, Jasa Raharja siap memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna merumuskan langkah penanganan yang lebih efektif.


“Menurunkan kecelakaan tentu tidak mudah karena stakeholder yang terlibat cukup banyak dan persoalannya juga beragam. Kami siap duduk bersama dengan Kepolisian, Pemerintah Provinsi, dan pihak terkait lainnya untuk mencari solusi secara bersama-sama,” ujarnya.


Dwi menegaskan, Jasa Raharja siap mendukung program yang bertujuan mengurangi kecelakaan dan meningkatkan keselamatan masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus meningkatkan perlindungan bagi korban dan keluarga.


“Pesan yang kami terima adalah bagaimana kita lebih banyak mencegah daripada memberikan santunan setelah kecelakaan terjadi. Dengan kewenangan yang kami miliki, Jasa Raharja akan mendukung Kepolisian dan Pemerintah Provinsi Riau untuk bersama-sama membangun ketertiban lalu lintas yang lebih baik,” tuturnya.


Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa pencegahan harus menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas. Menurutnya, setiap kecelakaan yang berhasil dicegah berarti mengurangi risiko kehilangan nyawa sekaligus mencegah dampak sosial dan ekonomi bagi keluarga korban.


“Kita harus lebih mengutamakan pencegahan karena mencegah kecelakaan tentu lebih membantu masyarakat daripada menangani akibatnya. Titik rawan harus kita lihat bersama dan kita tentukan penanganan yang tepat supaya risiko kecelakaan bisa dikurangi,” ujarnya.


SF Hariyanto juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan dan kedisiplinan berkendara harus terus diperkuat melalui keterlibatan seluruh pihak agar upaya pencegahan kecelakaan dapat berjalan secara berkelanjutan.


“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau aparat dalam menjaga keselamatan lalu lintas karena masyarakat juga memiliki peran yang sangat penting. Kesadaran untuk tertib dan disiplin berkendara harus terus kita bangun agar angka kecelakaan dapat ditekan,” katanya.


Melalui sinergi antara Jasa Raharja, Pemerintah Provinsi Riau, kepolisian, dan masyarakat, upaya pencegahan kecelakaan diharapkan semakin optimal. Dengan demikian, perlindungan terhadap korban dapat berjalan seiring dengan upaya mengurangi risiko kecelakaan dan dampaknya terhadap keluarga.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT