Portal Berita Online

PEKANBARU--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah kembali menggelar operasi pasar murah untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah pekan ini akan dilaksanakan sebanyak lima kali di tiga wilayah, yakni Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, dan Kota Dumai.
"Pekan ini akan ada lima kali operasi pasar murah, mulai Senin hingga Jumat dan tersebar di tiga daerah, yaitu Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, dan Dumai," ujar Tetty, Senin (20/7/2026).
Pelaksanaan operasi pasar murah diawali pada Senin (20/7/2026) di halaman Kantor Lurah Bangkinang, Kabupaten Kampar.
Selanjutnya, kegiatan digelar pada Selasa (21/7/2026) di halaman Kantor Plaza Citra, Jalan Pepaya, Kota Pekanbaru. Rabu (22/7/2026) di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Kamis (23/7/2026) di Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai. Jumat (24/7/2026) di halaman Kantor Lurah Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.
Tetty menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memastikan ketersediaan bahan pokok, menjaga kelancaran distribusi, serta membantu menjaga stabilitas harga di masyarakat.
"Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan kestabilan harga dalam memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya.
Adapun sejumlah bahan pokok yang tersedia dalam operasi pasar murah tersebut antara lain beras SPHP seharga Rp60 ribu per 5 kilogram, beras Anak Daro dan Sokan Rp165 ribu per 10 kilogram, serta Rp83 ribu per 5 kilogram.
Selain itu, tersedia gula pasir dengan harga Rp18 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus, garam Krista Rp2 ribu per 200 gram, garam Nusantara Rp2 ribu per 250 gram, serta telur Rp49 ribu per papan.
Pemprov Riau mengimbau masyarakat yang mengikuti operasi pasar murah agar tertib saat mengantre dan datang sesuai jadwal yang telah ditentukan.
"Kami harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami juga mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah guna mengurangi penggunaan kantong plastik," pungkas Tetty.[rr/mcr]