Paripurna HUT ke-242, Wali Kota Agung Paparkan Capaian Kinerja 1 Tahun 4 Bulan


Rabu, 24-6-2026


Paripurna HUT ke-242, Wali Kota Agung Paparkan Capaian Kinerja 1 Tahun 4 Bulan
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho.

PEKANBARU--Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memaparkan berbagai capaian, langkah, dan upaya Pemerintah Kota Pekanbaru selama 1 tahun 4 bulan terakhir dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru, Selasa (23/6/2026). Rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Pekanbaru tersebut dipimpin Ketua DPRD Muhammad Isa Lahamid.


Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, di antaranya Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru periode 2012-2022 Firdaus-Ayat Cahyadi, anggota DPR dan DPD RI dapil Riau, anggota DPRD Riau dapil Pekanbaru, Forkopimda, pimpinan OPD, perwakilan kabupaten/kota di Riau, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pimpinan BUMN/BUMD.


Dalam sambutannya, Agung menegaskan bahwa capaian yang disampaikan merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat Kota Pekanbaru.


“Pembangunan bukan hanya soal apa yang direncanakan, tetapi juga apa yang telah dikerjakan, sedang diwujudkan, dan yang terus disempurnakan ke depan,” ujarnya.


Agung menjelaskan, Pemko Pekanbaru fokus memperkuat tata kelola keuangan daerah dan meningkatkan kemandirian fiskal melalui efisiensi anggaran, penataan belanja, serta penguatan sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel.


Ia menyebutkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak meningkat dari Rp800 miliar pada 2024 menjadi Rp1,2 triliun pada 2025. “Ini menunjukkan Pekanbaru bergerak menuju kemandirian fiskal,” katanya.


Upaya tersebut juga mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang menilai strategi peningkatan PAD tanpa membebani masyarakat dapat menjadi contoh bagi daerah lain.


Di sektor infrastruktur, Pemko Pekanbaru memprioritaskan perbaikan jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Pada 2025, perbaikan jalan dengan metode overlay mencapai 42 kilometer, melampaui target awal 20 kilometer.


Di bidang lingkungan, Pemko Pekanbaru membentuk Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di 83 kelurahan, menggerakkan program Pekanbaru Bersih, serta melakukan penanaman pohon untuk memperkuat budaya peduli lingkungan.


Pemko juga menjalankan program Zero Anak Putus Sekolah dan Zero Stunting. Sebanyak 1.778 anak putus sekolah telah kembali ke bangku pendidikan, sementara penanganan stunting mencapai sekitar 3.000 kasus pada 2025.


Selain itu, pemerintah kota menggelar program nikah massal gratis bagi 71 pasangan, memperluas bantuan sosial, serta mendorong penguatan UMKM.


Di bidang pelayanan publik, Pemko menghadirkan Mobil AMAN untuk mendekatkan layanan administrasi kepada masyarakat, meningkatkan transparansi perizinan bangunan, serta menyediakan akses internet gratis di sejumlah fasilitas publik.


Sebagai langkah menuju kota masa depan, Pemko Pekanbaru mulai menguji operasional bus listrik sebagai bagian dari pengembangan transportasi ramah lingkungan.


Agung juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Pekanbaru pada triwulan I 2026 mencapai 7,9 persen, didorong sektor perdagangan, jasa, investasi, dan konsumsi masyarakat.


“Alhamdulillah, berbagai upaya ini menunjukkan hasil yang menggembirakan,” tutupnya.[rr/pgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT