Portal Berita Online

PEKANBARU--Sejak pagi, halaman Masjid Nurul Iman di Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, sudah dipadati warga. Mereka datang bukan untuk acara seremonial, melainkan menunggu kedatangan Mobil Pangan Keliling Pak AMAN yang membawa kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran.
Begitu mobil pangan milik Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru itu tiba, suasana langsung berubah ramai. Warga berdesakan namun tetap tertib mengantre untuk mendapatkan beras, minyak goreng, gula, cabai, hingga bawang. Dalam waktu kurang dari satu jam, seluruh stok yang dibawa ludes terjual.
Bagi sebagian warga, program ini bukan sekadar pasar murah, tetapi menjadi momen penting untuk menghemat pengeluaran rumah tangga di tengah harga kebutuhan yang terus naik.
“Kalau ke pasar, uang segini belum tentu cukup. Di sini bisa dapat lebih banyak,” ujar Lena Sinaga sambil menunjukkan kantong belanjaannya yang sudah penuh.
Ia awalnya hanya berniat membeli cabai. Namun melihat harga berbagai bahan pokok yang lebih rendah dari pasar, ia akhirnya membeli lebih banyak barang sekaligus.
Di sisi lain, panitia kegiatan juga terlihat sibuk melayani warga yang terus berdatangan. Koordinator Lapangan Mobil Pak AMAN, Zulmaniah, mengatakan Tanjung Rhu dipilih karena termasuk wilayah yang cukup jauh dari pusat pasar dan masuk kategori rentan rawan pangan.
“Antusias masyarakat sangat tinggi. Stok yang kami bawa langsung habis kurang dari satu jam,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, salah satu komoditas yang paling cepat habis adalah bawang putih yang dijual lebih murah dibanding harga pasar.
Selain warga pembeli, tokoh masyarakat setempat, Ratman, juga ikut mengamati keramaian sejak awal kegiatan dimulai. Ia menilai kehadiran Mobil Pak AMAN sangat membantu warga, terutama di tengah kondisi harga bahan pokok yang fluktuatif.
“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa lebih sering hadir di sini,” katanya. [rr/pgi]
Umum