Portal Berita Online

BENGKALIS--Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 di Kabupaten Bengkalis resmi menuntaskan seluruh sasaran pembangunan, baik fisik maupun nonfisik. Program yang dipusatkan di Kecamatan Pinggir ini berhasil mencapai progres 100 persen dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
Pelaksanaan TMMD menyasar tiga desa, yakni Desa Buluh Apo, Desa Tengganau, dan Desa Balai Pungut. Berbagai pembangunan infrastruktur strategis berhasil diselesaikan, mulai dari peningkatan dan pengerasan jalan, pembangunan drainase, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), rehabilitasi musala, perbaikan fasilitas MCK, hingga pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD ke-128 juga menghadirkan berbagai kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidup masyarakat agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Kepala Staf Kodam XIX Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Rudi Hermawan, mengatakan program TMMD menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah yang membutuhkan percepatan pembangunan.
“Program TMMD tidak hanya menghadirkan hunian yang layak dan fasilitas umum yang lebih baik, tetapi juga membuka akses jalan yang mempermudah aktivitas dan perekonomian masyarakat,” ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (25/5/2026).
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, dr Ersan Saputra, yang mewakili bupati Bengkalis, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menyukseskan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi itu menjadi langkah konkret dalam mempercepat pembangunan di wilayah pelosok serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Keberhasilan TMMD ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan TNI mampu menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Penutupan TMMD ke-128 turut diramaikan dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa sarana air bersih, kunci rumah layak huni, serta tali asih bagi masyarakat. Selain itu, warga juga memanfaatkan bazar murah dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar di lokasi kegiatan.
Keberhasilan program ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran TNI, DPRD Bengkalis, perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga organisasi wanita di Kabupaten Bengkalis.[rr/mcr]