Portal Berita Online

\PEKANBARU--Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar memberikan apresiasi kepada para peserta Gelar Budaya Melayu Islam yang digelar Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Pekanbaru. Ia bahkan memberikan hadiah tambahan berupa uang tunai kepada enam peserta yang berhasil meraih juara lomba dai cilik tingkat SD dan SMP.
Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah sesuai peringkat. Juara pertama memperoleh Rp500 ribu, juara kedua Rp300 ribu, sedangkan juara ketiga menerima Rp200 ribu.
Hadiah tersebut diserahkan Markarius saat penutupan Gelar Budaya Melayu Islam di Gedung Dekranasda, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru.
Markarius mengaku bangga melihat kemampuan para peserta, khususnya anak-anak yang mengikuti lomba dai cilik. Menurutnya, penampilan para peserta menunjukkan adanya potensi generasi muda yang perlu terus didukung.
"Alhamdulillah, pesertanya luar biasa. Tadi yang juara-juaranya kita tampilkan lagi, dan anak-anak kita ini luar biasa semua," ujar Markarius.
Selain menjadi ajang kompetisi, Markarius menilai kegiatan tersebut memiliki nilai penting dalam membentuk karakter generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai agama serta budaya Melayu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan guru yang dinilai memiliki peran besar dalam membimbing anak-anak hingga mampu tampil dalam perlombaan.
"Terima kasih kepada orang tua dan guru. Tadi kita lihat da'i cilik ini penampilannya luar biasa dan tentu ini hasil didikan terbaik dari orang tua dan guru di sekolah," katanya.
Gelar Budaya Melayu Islam tahun ini diisi sejumlah perlombaan, di antaranya da’i cilik tingkat SD dan SMP, rebana, serta kompang.
Ketua Panitia Gelar Budaya Melayu Islam, Irpan Maidelis, menyebut lomba dai cilik tingkat SMP diikuti 51 peserta, sedangkan tingkat SD sebanyak 48 peserta. Sementara itu, lomba kompang diikuti 10 peserta dan rebana tujuh peserta.
Menurut Irpan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai budaya Melayu Islam kepada generasi muda.
"Harapannya generasi di Kota Pekanbaru bisa melestarikan, mencintai, dan bangga terhadap nilai-nilai budaya Melayu Islam," ungkapnya.
Ke depan, Markarius yang juga Ketua Umum DMDI Kota Pekanbaru mengatakan Gelar Budaya Melayu Islam akan diarahkan menjadi agenda tahunan.
Selain mempertahankan sejumlah cabang lomba yang ada, DMDI berencana menambah lomba nasyid. DMDI juga menyiapkan rencana pelaksanaan MTQ tingkat Kota Pekanbaru.
"Nanti cabang perlombaannya akan kita tambah satu lagi, nasyid. Kemudian kita juga akan menggelar MTQ DMDI untuk tingkat Kota Pekanbaru," tutup Markarius.[rr/pgi]