55 RT dan 17 RW di Kulim Dilantik, Camat Minta Layani Warga Sepenuh Hati


Senin, 10-8-2026


55 RT dan 17 RW di Kulim Dilantik, Camat Minta Layani Warga Sepenuh Hati
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik Sebanyak 55 ketua RT dan 189 ketua RW Kecamatan Kulim dilantik Wali Kota Pekanbaru di Gedung Serbaguna Balai Triwijaya. (Foto: Pekanbaru.go.id)

PEKANBARU--Sebanyak 55 ketua RT dan 189 ketua RW di Kecamatan Kulim dilantik dan dikukuhkan dalam kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Balai Triwijaya, Sabtu (8/8/2026) malam.


Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 17 ketua RW dan 66 ketua RT dilantik dan dikukuhkan. Selain itu, 244 pengurus Dasawisma turut dikukuhkan.


Camat Kulim Fajri Adha mengatakan, pelantikan tersebut menjadi salah satu agenda yang dinantikan para ketua RT dan RW serta masyarakat setempat. Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang hadir.


“Ini acara yang ditunggu-tunggu seluruh ketua RT dan RW di Kecamatan Kulim. Buktinya, kami mengundang sekitar 1.000 orang, tetapi yang hadir hampir 2.000 orang. Apalagi wali kota hadir, warga tentu sangat antusias,” kata Fajri.


Saat ini, Kecamatan Kulim memiliki 55 RW dan 189 RT. Fajri mengatakan proses pemilihan ketua RT dan RW berlangsung cukup dinamis. Namun, menurutnya, dinamika tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat untuk mengemban amanah di lingkungan masing-masing.


“Kalau tidak ada dinamika, semuanya berjalan santai, berarti ketua RT dan RW tidak diminati. Sekarang, menjadi ketua RT dan RW justru menjadi kebanggaan. Meskipun sebagian besar pekerjaannya bersifat sosial,” ujarnya.


Karena itu, Fajri berpesan kepada para ketua RT dan RW yang telah dilantik agar menjalankan amanah dengan sepenuh hati. Menurutnya, jabatan tersebut bukan sekadar posisi di lingkungan masyarakat, tetapi bentuk pengabdian kepada warga.


“Layanilah warga dengan sepenuh hati. Kita bekerja bukan karena apa-apa, tetapi hanya mengharapkan rida Allah. Kalau rida Allah sudah kita dapatkan, mudah-mudahan hati pemimpin dan warga juga akan kita dapatkan,” tuturnya.


Fajri juga menekankan pentingnya kekompakan seluruh unsur masyarakat dalam mendukung program Pemerintah Kota Pekanbaru. Menurutnya, sinergi antara kecamatan, kelurahan, RT, RW, Dasawisma, dan masyarakat akan memudahkan pelaksanaan berbagai program pemerintah.


“Kalau kita kompak dan bekerja sama untuk mendorong program Pemko Pekanbaru, Kecamatan Kulim bisa semakin sejahtera. Syaratnya hanya satu, kompak,” tegas Fajri.


Ia menilai, ratusan ketua RT, RW, dan pengurus Dasawisma merupakan jaringan penting bagi pemerintah untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat paling bawah.


Pemerintah kecamatan dan kelurahan, kata Fajri, tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan berbagai program. Dukungan ketua RT, RW, serta kelompok perempuan di tingkat masyarakat sangat dibutuhkan agar program pemerintah benar-benar dirasakan warga.


“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Camat tidak mungkin bekerja sendiri, lurah juga tidak mungkin. Tanpa bantuan ibu-ibu di tingkat terkecil dan tanpa bantuan bapak-bapak ketua RT dan RW, kami bukan apa-apa,” ungkapnya.


Fajri mengajak seluruh ketua RT, RW, dan pengurus Dasawisma yang telah dikukuhkan untuk menjadi bagian dari gerak bersama membangun Kecamatan Kulim.


“Kita ikut membantu menjalankan program pemerintah di Kecamatan Kulim. Karena itu, mari kita bekerja sama dan saling membantu untuk mewujudkan warga Kulim yang lebih sejahtera,” pungkasnya.[rr/pgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT