Wali Kota Minta Ketua RT dan RW Rumbai Timur Langsung Bekerja Usai Dilantik


Senin, 10-8-2026


Wali Kota Minta Ketua RT dan RW Rumbai Timur Langsung Bekerja Usai Dilantik

PEKANBARU--Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meminta para ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang baru dilantik di Kecamatan Rumbai Timur segera menjalankan tugas dan merangkul masyarakat.


Para pengurus lingkungan tersebut diharapkan menjadi penghubung yang aktif antara Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan masyarakat, sekaligus mampu mengidentifikasi berbagai kebutuhan warga di wilayah masing-masing.


Hal itu disampaikan Agung Nugroho usai melantik ketua RT dan RW di Kawasan Wisata Danau Kayangan, Kecamatan Rumbai Timur, Sabtu (8/8/2026).


“Setelah dilantik, para ketua RT dan RW tidak perlu menunggu lama untuk mulai menjalankan tugas. Saya sudah meminta mereka segera berkoordinasi dengan warga sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan di lingkungan masing-masing,” katanya.


Agung mengatakan, Pemko Pekanbaru dalam waktu dekat juga akan melakukan kunjungan ke sejumlah lingkungan RT dan RW. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan berbagai program pemerintah kota dapat dilaksanakan secara tepat sasaran.


Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pembangunan senilai Rp100 juta untuk setiap RW. Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.


“Sudah mulai ada program Rp100 juta per RW. Jadi, mereka semua sudah mulai berkoordinasi dengan pemko agar nanti lebih tepat sasarannya,” ucap Agung.


Menurutnya, anggaran tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan infrastruktur, seperti perbaikan jalan, drainase, maupun pembangunan lainnya yang menjadi prioritas masyarakat.


Selain program pembangunan, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan kegiatan retreat bagi para ketua RT dan RW. Kegiatan tersebut nantinya menjadi wadah dialog dan pembahasan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat lingkungan.


“Ketika kami turun, sudah ada perangkat yang bisa ditemui di lapangan,” jelas Agung.


Sementara itu, Camat Rumbai Timur Syamsudin mengatakan terdapat 131 ketua RT dan RW yang dilantik dalam kegiatan tersebut. Selain itu, sekitar 54 ketua RT dan RW lainnya masih menjalani masa jabatan aktif.


“Masa jabatan ketua RT dan RW yang masih aktif bervariasi. Sebagian masih memiliki masa jabatan sekitar satu hingga dua tahun. Sedangkan yang paling lama masih tersisa sekitar tiga tahun,” ungkapnya.


Terkait polemik pemilihan ketua RT dan RW di Kelurahan Tebing Tinggi Okura yang sempat menjadi perhatian, Syamsudin menegaskan bahwa proses tersebut telah dilaksanakan berdasarkan keputusan panitia.


Menurutnya, berdasarkan keputusan panitia yang disampaikan kepada pihak kelurahan dan kecamatan, proses pemilihan telah dilakukan melalui mekanisme musyawarah dan mufakat.


“Panitia pemilihan tetap berpegang pada aturan yang berlaku. Dalam proses pemilihan RT dan RW, terdapat mekanisme musyawarah mufakat. Calon yang akhirnya ditetapkan juga memperoleh dukungan yang kuat dari warga,” jelasnya.


Syamsudin menegaskan, panitia tetap berpegang pada aturan yang berlaku dan aspirasi masyarakat.


“Panitia bersikukuh melaksanakan sesuai aturan. Masyarakat juga menginginkannya,” tegas Syamsudin.


Ia berharap para ketua RT dan RW yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Para pengurus lingkungan juga diminta terus membangun sinergi dengan pemerintah kelurahan dan kecamatan.


“Pada intinya, mereka bertugas melayani warga. Para ketua RT dan RW merupakan perpanjangan tangan kami kepada warga. Tentunya, kami harus selalu bersinergi,” ujar Syamsudin.


Selain pelantikan ketua RT dan RW, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan pengurus Dasawisma. Penguatan kelembagaan masyarakat ini diharapkan tidak hanya mendukung kegiatan sosial, tetapi juga mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah masyarakat.


“Tujuan kami menghidupkan UMKM. Dasawisma inilah yang ke depan bisa berbuat lebih banyak,” tutur Syamsudin.


Ia mencontohkan program Aku Hatinya PKK yang mendapat antusiasme dari masyarakat. Pemerintah Kecamatan Rumbai Timur bersama Tim Penggerak PKK bahkan telah membuat percontohan program tersebut di halaman kantor camat.


Percontohan itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelompok Dasawisma lainnya untuk mengembangkan kegiatan serupa di lingkungan masing-masing.


“Kami sudah membuat contoh di depan kantor kecamatan. Dari situ, mereka ikut belajar dan ternyata mempunyai keinginan kuat untuk membuat yang sama. Harapan kami, mereka bisa berbuat lebih baik lagi,” pungkasnya.[rr/pgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT