Asap Masih Selimuti Pekanbaru, Warga Diminta Tak Abai Gunakan Masker


Minggu, 6-9-2026


Asap Masih Selimuti Pekanbaru, Warga Diminta Tak Abai Gunakan Masker
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar.

PEKANBARU--Kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru pada Kamis (3/9/2026) pagi. Kondisi tersebut menyebabkan kualitas udara berada pada kategori tidak sehat, seiring asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terlihat cukup pekat di sejumlah wilayah.


Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan penggunaan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.


Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengingatkan masyarakat untuk terus memperhatikan kondisi kualitas udara yang dapat berubah sewaktu-waktu.


"ISPU dalam status tidak sehat, artinya tetap harus ada kewaspadaan," kata Markarius. 


Menurut Markarius, kondisi Karhutla di wilayah Kota Pekanbaru saat ini masih terkendali. Bahkan, tidak terdapat titik api di dalam wilayah kota.


Namun, kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru diduga berasal dari kebakaran di wilayah sekitar. Asap tersebut terbawa angin hingga masuk ke wilayah Kota Pekanbaru.


"Kalau kita lihat dari data BNPB, daerah selatan kita Palembang, Jambi, dan beberapa kabupaten di Riau, daerah selatan kita Pelalawan dan Inhu, masih ada lahan yang terbakar. Sehingga kita mendapatkan dampaknya," jelas Markarius.


Karena itu, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara memburuk. Penggunaan masker juga dianjurkan sebagai langkah perlindungan saat berada di luar rumah.


Pemko Pekanbaru turut mengantisipasi dampak kesehatan akibat kondisi tersebut. Dinas Kesehatan diminta mengaktifkan seluruh Puskesmas dan memastikan kesiapan pelayanan bagi masyarakat, khususnya untuk menangani gangguan kesehatan yang berkaitan dengan paparan asap.


"Kita sudah meminta ke Dinas Kesehatan untuk mengaktifkan seluruh Puskesmas, agar melengkapi kebutuhan-kebutuhan terkait penanganan ISPA," jelasnya.


Masyarakat diharapkan tidak menganggap remeh kondisi kabut asap. Selain menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, warga juga diminta membatasi kegiatan di luar rumah ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.[rr/pgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT