Portal Berita Online

SELATPANJANG--Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar mendorong pelajar madrasah mengembangkan kemampuan akademik sekaligus memperkuat karakter dan nilai-nilai keislaman.
Pesan tersebut disampaikan Asmar saat membuka Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti 2026 di Aula MTsN 1 Kepulauan Meranti, Selatpanjang, Jumat (4/9/2026).
Menurut Asmar, perkembangan teknologi dan persaingan global membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berpikir kritis, berinovasi, beradaptasi, dan memiliki akhlak yang baik.
“OMI merupakan ajang bergengsi yang tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, inovasi, serta memperkuat karakter generasi muda sesuai dengan nilai-nilai Islam,” ujar Asmar.
Ia meminta seluruh peserta menjadikan kompetisi tersebut sebagai kesempatan untuk mengasah kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta belajar menghadapi berbagai persoalan secara kreatif.
Asmar juga mengingatkan bahwa kemajuan sains dan teknologi harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan. Hal itu, menurutnya, sesuai dengan tema OMI 2026, yakni “Islam, Sains, dan Ekoteknologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.”
Bupati yang pernah menempuh pendidikan di madrasah itu turut memotivasi peserta agar tidak membatasi cita-cita. Ia menegaskan lulusan madrasah memiliki kesempatan yang sama untuk berkarier dan berkontribusi di berbagai bidang, termasuk menjadi pemimpin.
Dalam kesempatan tersebut, Asmar juga menyoroti kondisi halaman MTsN 1 Kepulauan Meranti yang belum sepenuhnya selesai. Ia menyatakan akan membantu mencari dukungan pembiayaan melalui hibah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Dukungan tersebut diharapkan dapat berasal dari sejumlah pihak, termasuk Bank Riau Kepri Syariah dan Bank Syariah Indonesia yang turut hadir dalam pembukaan OMI.
Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Misyanto, mengatakan pembangunan gedung MTsN 1 Kepulauan Meranti telah selesai dan bersumber dari SBSN Kementerian PUPR. Namun, pembangunan halaman tidak termasuk dalam anggaran proyek tersebut.
“Untuk halamannya belum selesai. Pembangunan halaman ini sementara dilakukan melalui gotong royong dan infak kawan-kawan. Namun, yang terlaksana baru sebagian sehingga masih membutuhkan dana tambahan,” jelas Misyanto.
OMI tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti 2026 diikuti 370 peserta didik dari jenjang MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA. Mereka berkompetisi dalam sejumlah bidang, seperti Matematika, IPAS, IPA, IPS, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.
Kegiatan tersebut juga menjadi ajang seleksi untuk menjaring peserta didik terbaik yang nantinya mewakili Kabupaten Kepulauan Meranti pada tingkat provinsi.
Pembukaan OMI 2026 ditandai dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis oleh Bupati Asmar kepada perwakilan peserta.[rr/mgi]