Bupati Asmar Terima Kunjungan UIN Suska Riau, Bahas Kolaborasi Pengembangan Potensi Meranti


Jumat, 4-9-2026


Bupati Asmar Terima Kunjungan UIN Suska Riau, Bahas Kolaborasi Pengembangan Potensi Meranti

MERANTI--Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, menerima kunjungan rombongan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau di rumah dinas, Kamis (3/9/2026).


Pertemuan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus membahas peluang kolaborasi antara UIN Suska Riau dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, terutama dalam bidang akademik, kajian, pengembangan potensi daerah, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.


Turut mendampingi Bupati Asmar dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Marwan SE, Plt Kepala Dinas Koperasi Eko Priyono MSi, Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Sukri SE, serta Kabag Prokopim.


Dalam sambutannya, Asmar menyampaikan apresiasi atas kunjungan UIN Suska Riau. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi awal terjalinnya kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kepulauan Meranti.


“Terima kasih dan selamat datang. Mudah-mudahan nanti bisa berkolaborasi antara UIN dengan Pemkab Kepulauan Meranti,” ujar Asmar.


Menurut Asmar, salah satu potensi daerah yang dapat dikembangkan melalui kerja sama tersebut adalah sektor sagu. Kepulauan Meranti selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sagu yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi daerah.


Ia juga memperkenalkan sagu sebagai bagian dari identitas dan tradisi masyarakat Meranti. Asmar bahkan mengajak rombongan UIN Suska Riau mencicipi makanan berbahan dasar sagu.


“Tradisi di sini, makanan tradisinya sagu. Meranti ini salah satu daerah penghasil sagu terbesar,” katanya.


Sementara itu, perwakilan UIN Suska Riau, Rasmon, mengatakan kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan untuk bersilaturahmi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.


Ia menyebut UIN Suska Riau memiliki tim survei dan kajian yang dapat membantu pemerintah daerah menyediakan data serta rekomendasi sebagai bahan penyusunan kebijakan.


“Niatan kami hari ini yang pertama bersilaturahmi ke Pak Bupati, temu sapa, kemudian mungkin ada hal-hal lain yang bisa kita kolaborasikan, terutama terkait bidang akademik dan kajian-kajian,” ujarnya.


Selain kajian, UIN Suska Riau juga membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, termasuk kemungkinan pemberian beasiswa bagi aparatur maupun putra-putri daerah Kepulauan Meranti untuk melanjutkan pendidikan pada program studi yang relevan.


Direktur CSAD UIN Suska Riau, Dr Ade Ria Nirmala SE MM, mengatakan pihaknya tengah melakukan kajian terhadap sejumlah potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Meranti.


Hasil kajian tersebut akan menjadi bahan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang dijadwalkan berlangsung Jumat (4/9/2026).


Menurut Ade, terdapat sejumlah potensi unggulan yang dapat menjadi referensi bagi Pemkab Kepulauan Meranti dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah.


“Harapan kami, 10 unggulan dan potensi ini bisa menjadi salah satu referensi bagi Pemkab Meranti untuk membuat sebuah kebijakan,” jelas Ade.


Ia menekankan pentingnya menetapkan sektor atau produk unggulan daerah agar pengembangannya tidak hanya menjadi tanggung jawab satu organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, seluruh OPD perlu berkolaborasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.


“Jangan sampai UMKM ini hanya menjadi pekerjaan dinas UMKM saja. Tujuannya adalah bagaimana kebijakan terhadap sektor unggulan itu bisa menjadi kolaborasi semua OPD,” katanya.


FGD tersebut diharapkan menghasilkan masukan konkret bagi Pemkab Kepulauan Meranti dalam menentukan arah kebijakan pengembangan potensi daerah, termasuk UMKM, ekonomi lokal, pendidikan, dan komoditas unggulan.


Ade berharap hasil kajian dapat dilihat secara komprehensif sehingga program dan kebijakan pemerintah daerah yang telah berjalan dapat semakin diarahkan untuk memperkuat sektor-sektor yang berpotensi menjadi unggulan daerah.


Dalam agenda FGD tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti dijadwalkan diwakili Sekretaris Daerah. Sementara Bupati Asmar tidak dapat menghadiri kegiatan karena memiliki agenda lain yang telah dijadwalkan sebelumnya.


Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah melalui kajian berbasis data, sekaligus mendorong kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.[rr/mgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT