Portal Berita Online

MERANTI--Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, membuka peluang kerja sama antara Kabupaten Kepulauan Meranti dan Negeri Melaka, Malaysia, di berbagai sektor strategis, seperti ekonomi, pendidikan, pariwisata, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Komitmen tersebut disampaikan Asmar saat menghadiri Ramah Tamah Lawatan Adat dan Budaya Persatuan Ketua-Ketua Kampung (Sidang) Negeri Melaka di kediaman Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya TNI AL, Danramil, Kejaksaan Negeri, tokoh pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua Pejuang Pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti, jajaran Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, H Khalid Ali SE, mengatakan jamuan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada rombongan dari Negeri Melaka sekaligus upaya mempererat hubungan kekeluargaan yang telah terjalin sejak lama.
"Kami berharap silaturahmi ini tidak berhenti sebagai kunjungan seremonial semata, tetapi menjadi awal lahirnya komunikasi yang lebih erat dan kolaborasi nyata antara Kepulauan Meranti dengan Negeri Melaka," ujarnya.
Menurut Khalid, banyak peluang kerja sama yang dapat dikembangkan kedua daerah, terutama di bidang ekonomi, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan potensi kampung. Ia menegaskan hubungan masyarakat Meranti dan Melaka memiliki ikatan sejarah, budaya, serta kekerabatan yang kuat sebagai bangsa serumpun Melayu.
"Kami berharap hubungan ini semakin erat di bawah kepemimpinan Bupati H Asmar. Semoga lahir berbagai bentuk kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat kedua daerah," katanya.
Sementara itu, Wakil Timbalan II DMDI Provinsi Riau, Ir Fakhrunnas MA Jabar MKom, menjelaskan kunjungan ke Kepulauan Meranti merupakan bagian dari rangkaian penutup masa bakti kepengurusan DMDI Provinsi Riau.
Ia menyampaikan DMDI akan melaksanakan bakti sosial di Desa Sokop berupa penyaluran bantuan sembako bagi kaum duafa dan mualaf, bantuan perlengkapan pendidikan, serta penyelenggaraan tabligh akbar.
"Kebetulan agenda kami beriringan dengan kunjungan Persatuan Ketua-Ketua Kampung Negeri Melaka, sehingga momentum ini menjadi sangat bermakna dalam mempererat ukhuwah dan hubungan masyarakat Melayu lintas negara," ujar Fakhrunnas.
Ia juga menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Ketua Umum DMDI Provinsi Riau, Datuk Masrul Kasmy, yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di Jakarta.
Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyambut baik kunjungan rombongan Persatuan Ketua-Ketua Kampung Negeri Melaka dan DMDI sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan persaudaraan masyarakat Melayu di kawasan Selat Malaka.
Menurutnya, kedekatan sejarah, budaya, bahasa, dan hubungan kekeluargaan masyarakat Melayu di kedua wilayah merupakan modal besar untuk membangun kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap hubungan tersebut dapat berkembang melalui kerja sama di bidang pendidikan, pertukaran budaya, pengembangan pariwisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat.
"Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai momentum mempererat persaudaraan serumpun Melayu. Semoga hubungan Kepulauan Meranti dengan Negeri Melaka semakin kuat dan mampu melahirkan berbagai program kerja sama yang bermanfaat bagi kedua belah pihak," ujar Asmar.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi simbol komitmen bersama untuk memperkuat jaringan persaudaraan masyarakat Melayu, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara Kabupaten Kepulauan Meranti dan Negeri Melaka, Malaysia.[rr/mgi]