Portal Berita Online

DUMAI--Mewujudkan komitmen pelayanan publik yang prima, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai menggelar program perdana PASPORIA (Pelayanan Paspor Minggu Ceria) di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Dumai, Minggu, 5 Juli 2026.
Program inovatif ini merupakan bagian dari implementasi kampanye “Imigrasi untuk Rakyat” yang mengusung konsep jemput bola, dengan menghadirkan layanan keimigrasian langsung di ruang publik. Tujuannya adalah mempermudah akses masyarakat terhadap layanan paspor sekaligus menghadirkan pengalaman pelayanan yang lebih cepat, ramah, dan nyaman di akhir pekan.
Layanan ini ditujukan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja, seperti pekerja kantoran, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta keluarga muda. Menariknya, pada pelaksanaan perdana ini, layanan PASPORIA juga dimanfaatkan oleh rombongan tenaga pendidik dan mahasiswa dari Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai untuk pengurusan paspor dalam rangka persiapan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional.
Meski dilaksanakan di ruang terbuka, seluruh proses pelayanan tetap berjalan sesuai standar operasional prosedur melalui skema walk-in service. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak awal kegiatan berlangsung di area CFD.
Pada pelaksanaan perdana ini, tercatat sebanyak 33 pemohon berhasil dilayani, terdiri dari 28 permohonan paspor baru dan 5 permohonan penggantian paspor. Para pemohon mengapresiasi kemudahan layanan yang memungkinkan mereka mengurus dokumen sambil beraktivitas olahraga bersama keluarga.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai, Ruhiyat M Tolib, menyampaikan bahwa kehadiran PASPORIA merupakan bukti nyata upaya negara untuk lebih dekat dengan masyarakat.
“Kehadiran kami di Car Free Day ini adalah bentuk komitmen untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat. Kami juga mengapresiasi antusiasme warga, termasuk rombongan IAITF yang memanfaatkan layanan ini untuk persiapan KKN Internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa PASPORIA menjadi bagian dari reformasi birokrasi yang berfokus pada pelayanan publik yang cepat, transparan, dan humanis. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat terus diperluas guna meningkatkan kualitas layanan keimigrasian di Kota Dumai. [Wan]