Portal Berita Online

SIAK--Polsek Kandis kembali berpartisipasi dalam kegiatan panen jagung di Kampung Sam-Sam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, pada Selasa (7/7/2026). Memasuki hari kedua panen, kegiatan berlangsung dengan melibatkan petani setempat dalam suasana kebersamaan dan semangat gotong royong.
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Personel Polsek Kandis turut mendampingi para petani dalam proses panen sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam melalui Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani menyampaikan bahwa keterlibatan kepolisian dalam sektor pertanian tidak hanya bertujuan mendukung program pemerintah, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendampingan yang berkelanjutan.
Menurutnya, kerja sama yang terjalin antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Pendampingan yang dilakukan secara rutin diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Pada hari kedua pelaksanaan panen, para petani bersama unsur kepolisian terus melanjutkan proses pemanenan jagung yang telah memasuki masa panen. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung ketersediaan pangan di wilayah Kecamatan Kandis.
Sebelumnya, pada hari pertama panen raya, hasil panen jagung pipil di Kampung Sam-Sam dilaporkan mencapai sekitar tiga ton. Capaian tersebut menunjukkan potensi pertanian yang cukup baik di daerah tersebut dan diharapkan dapat terus meningkat pada musim panen berikutnya.
Kegiatan panen turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh masyarakat, serta berbagai elemen komunitas yang selama ini mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi wujud kolaborasi bersama dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan memperkuat kemandirian pangan daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan antara petani, pemerintah, dan aparat kepolisian dapat terus terjaga sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.[Bem]