Kukerta UNRI 2026 Dorong Nilai Tambah Hasil Perikanan Lewat Pelatihan Abon Ikan Lomek dan Tongkol


Selasa, 14-7-2026


Kukerta UNRI 2026 Dorong Nilai Tambah Hasil Perikanan Lewat Pelatihan Abon Ikan Lomek dan Tongkol

BENGKALIS--Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 menggelar pelatihan pembuatan abon berbahan dasar ikan lomek dan ikan tongkol sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Sungai Batang, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.


Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (12/7/2026) ini diikuti oleh pemuda desa, masyarakat, serta ibu-ibu PKK Desa Sungai Batang. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan abon, mulai dari proses pengolahan hingga teknik pengemasan.


Pelatihan ini merupakan inisiatif sepuluh mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI, yakni Wulan Kartika Sari, Muhammad Baihaqi, Anisa Fitriani, Syukri Hidayat, Alfatonah, Nur Rahma Safitri, Suci Puspita Dewi, Rista Juita Manurung, Marito Aktavia Silitonga, dan Mohammad Faiz Anugrah, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rina Susanti SSos MSi.


Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya membekali masyarakat dengan keterampilan mengolah hasil perikanan lokal menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi. Selama ini, ikan lomek umumnya hanya dikonsumsi sebagai lauk sehari-hari atau dijual dalam kondisi segar. Dengan diolah menjadi abon, baik ikan lomek maupun ikan tongkol diharapkan memiliki daya simpan lebih lama, nilai jual yang lebih tinggi, serta peluang pemasaran yang lebih luas.


Selain praktik pembuatan abon, peserta juga mendapatkan materi mengenai teknik pengolahan pangan yang higienis, pengemasan produk, serta pentingnya menjaga kualitas agar mampu bersaing di pasar. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan diskusi dan praktik langsung yang melibatkan seluruh peserta.


Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal, khususnya di sektor perikanan yang menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat Desa Sungai Batang.


Ketua PKK Kabupaten Bengkalis, Agustina, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Kukerta UNRI dalam memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pengolahan hasil perikanan.


"Dengan adanya abon ini, semoga dapat diteruskan oleh masyarakat dan diolah secara berkelanjutan," ujarnya.


Melalui pelatihan ini, Kukerta Berdampak UNRI 2026 menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi lokal berbasis sumber daya perikanan. Keterampilan yang diberikan diharapkan dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat sehingga mampu melahirkan produk unggulan desa, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pengolahan hasil perikanan yang bernilai tambah. [rr/rls]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT