LAMR Meranti Silaturahmi Bersama Pewarta, Perkuat Kolaborasi


Kamis, 1-10-2026


LAMR Meranti Silaturahmi Bersama Pewarta, Perkuat Kolaborasi

SELATPANJANG--Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar silaturahmi bersama insan pers di Balai Adat LAMR, Jalan Dorak, Selatpanjang, Rabu malam (30/9/2026).


Kegiatan bertajuk “Silaturahmi dan Berbagi Cerita Bersama Pewarta” itu dihadiri Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik SSos MSi, Sekretaris Umum MKA Datuk Jefri Iskandar SIP, sejumlah pengurus LAMR, serta ketua dan perwakilan organisasi kewartawanan di Kepulauan Meranti.


Suasana berlangsung akrab. Dalam kesempatan tersebut, Afrizal membuka ruang dialog dan menyampaikan pentingnya membangun komunikasi serta kemitraan yang terbuka antara LAMR dan insan pers.


Menurutnya, pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga dapat memberikan kritik dan masukan untuk membantu mengawal berbagai persoalan daerah.


“Yang kita harapkan adalah bagaimana kita bersama-sama membangun Kabupaten Kepulauan Meranti. Jangan sampai perbedaan membuat kita terpecah. Mari kita kedepankan kebersamaan dan satukan tujuan untuk daerah yang kita cintai ini,” ujar Afrizal.


Afrizal juga mengajak insan pers dan masyarakat bersama-sama menjaga marwah adat dan budaya Melayu.


“Kalau bukan kita yang menjaga marwah Melayu, siapa lagi? Mari satukan tujuan dan sama-sama kita menjaga marwah adat Melayu Kabupaten Kepulauan Meranti,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Datuk Susanto Sudarmo SE, mengatakan pers merupakan mitra strategis LAMR dalam menyampaikan program dan pemikiran organisasi kepada masyarakat.


“Hubungan antara LAMR dan insan pers tidak hanya sebatas hubungan pemberitaan, tetapi kami harapkan menjadi hubungan kemitraan yang sehat, kritis dan konstruktif,” kata Susanto.


Dalam kegiatan tersebut, Afrizal juga memaparkan sejumlah program LAMR. Sejak Januari 2026, LAMR disebut telah melaksanakan sedikitnya 19 kegiatan, termasuk sosialisasi budaya di sekolah dan berbagai kegiatan adat Melayu.


LAMR juga menyiapkan sejumlah agenda kebudayaan hingga akhir 2026, termasuk seminar sejarah, Menapak Jejak Warisan Sejarah, Melantun Seribu Pantun, anugerah adat dan tari budaya, serta literasi pantun.


Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi agenda berkelanjutan untuk memperkuat komunikasi antara LAMR dan insan pers sekaligus bersama-sama menjaga adat, budaya dan pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti.[man]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT