Portal Berita Online

PEKANBARU--Achmad Faisal Reza resmi dilantik sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru periode 2026-2030. Pelantikan dilakukan oleh Ketua KONI Provinsi Riau, Iskandar Hoesin, pada Sabtu (1/8/2026).
Turut hadir dalam acara tersebut Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pekanbaru Yuliarso, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi dan Andry Saputra, anggota DPRD, serta pengurus cabang olahraga se-Kota Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho berharap kepengurusan baru KONI Kota Pekanbaru mampu menjadi wadah pembinaan yang melahirkan atlet-atlet berprestasi dan mengharumkan nama daerah.
Agung menilai kepengurusan baru membawa semangat baru bagi dunia olahraga di Kota Pekanbaru. Menurutnya, KONI harus menjadi organisasi yang aktif membina atlet dan mendorong lahirnya prestasi di berbagai cabang olahraga.
"Saya merasakan aura yang berbeda. Mesin KONI ini ibarat sudah lama dingin dan harus segera dipanaskan," ujar Agung.
Ia juga mendorong KONI bersama seluruh cabang olahraga untuk rutin menggelar berbagai kejuaraan, baik di tingkat kota maupun provinsi. Selain meningkatkan prestasi atlet, penyelenggaraan ajang olahraga juga diyakini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Agung menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru siap memberikan dukungan, termasuk membuka peluang penambahan anggaran melalui APBD Perubahan Tahun 2026 guna memperkuat pembinaan olahraga.
"Mudah-mudahan APBD Perubahan 2026 segera disahkan. Salah satunya untuk menambah anggaran KONI agar cabang olahraga bisa menggelar event dan membina atlet," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Pekanbaru Achmad Faisal Reza menyatakan kepengurusan yang dipimpinnya berkomitmen memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas pelatih, serta mengembangkan seluruh cabang olahraga secara merata.
Menurut Faisal, KONI harus menjadi rumah besar bagi seluruh insan olahraga di Pekanbaru. Ia menegaskan tidak ada cabang olahraga yang akan diperlakukan berbeda dalam kepengurusan baru.
"Semua cabang olahraga memiliki potensi dan kontribusi bagi kejayaan Kota Pekanbaru. Tidak ada yang akan dianakemaskan dan tidak ada yang akan ditinggalkan," tegasnya.
Sebagai langkah awal, KONI Kota Pekanbaru akan menyusun basis data atlet dan pelatih yang terintegrasi, memetakan potensi setiap cabang olahraga, memperkuat pelaksanaan kejuaraan daerah, serta meningkatkan partisipasi atlet pada berbagai ajang kompetisi.
Faisal juga berharap Pemko Pekanbaru terus mendukung penyediaan sarana, prasarana, serta anggaran pembinaan olahraga. Selain itu, ia mengusulkan agar Pekan Olahraga Kota (Porkot) kembali digelar pada 2026 sebagai ajang penjaringan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau 2027.[rr/mcr]