Prabowo Apresiasi Penanganan Karhutla di Riau, Minta Tim Tetap Waspada


Selasa, 25-8-2026


Prabowo Apresiasi Penanganan Karhutla di Riau, Minta Tim Tetap Waspada
Presiden Prabowo Subianto.

PEKANBARU--Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. Apresiasi tersebut disampaikan saat Presiden meninjau langsung penanganan Karhutla di Riau, Senin (24/8/2026).


Dalam kunjungannya, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim pengendalian Karhutla yang telah bekerja cepat dan keras dalam menangani kebakaran di sejumlah wilayah Riau.


Berdasarkan data yang dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, luas lahan terbakar sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai 16.277,50 hektare. Sementara itu, jumlah hotspot pada periode yang sama tercatat sebanyak 10.514 titik, dengan 521 titik di antaranya teridentifikasi terbakar. Per 14 Agustus 2026, masih terdapat tujuh titik api yang perlu ditangani.


"Dari Januari sampai Agustus, saya kira cukup bagus. Saya ucapkan terima kasih, yang tujuh titik api ini saya kira segera bisa dipadamkan. Terima kasih penanganan di Riau ini," ujar Prabowo saat rapat di Posko Aju Provinsi Riau, Senin (24/8/2026).


Presiden juga menyampaikan penghargaan kepada jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, kementerian/lembaga, serta seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pemadaman karhutla di Riau.


Menurut Prabowo, penanganan Karhutla di Riau merupakan capaian yang membanggakan karena tim gabungan mampu mengendalikan kebakaran dengan luasan lebih dari 15 ribu hektare dalam beberapa bulan terakhir.


"Ini saya yakin yang tersisa ini bisa saudara padamkan. Segera kerahkan TNI, Polri, kerahkan kekuatan kita. Kalau ada perlu bantuan, segera laporkan. Tentu saya percaya kalian bisa menanganinya," tegasnya.


Meski kondisi Karhutla di Riau saat ini relatif terkendali, Prabowo mengingatkan seluruh pihak agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak lengah terhadap potensi munculnya titik api baru.


Ia meminta langkah pencegahan dan penanganan dini dilakukan sebelum hotspot berkembang menjadi kebakaran.


"Jangan nunggu sampai titik api. Tolong masuk ke titik hotspot, segera ambil tindakan dini," ucap Prabowo.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT