SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Perkuat Harapan Pembangunan Infrastruktur Riau


Rabu, 21-10-2026


SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Perkuat Harapan Pembangunan Infrastruktur Riau

BANDUNG--Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, meraih pengakuan profesional sebagai ASEAN Engineer (ASEAN Eng) dalam Konferensi Federasi Organisasi Insinyur ASEAN ke-44 (Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations/CAFEO 44) di Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026).


Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Riau, Ulul Azmi, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, pengakuan profesional di tingkat ASEAN itu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Riau sekaligus motivasi bagi para insinyur di daerah untuk meningkatkan kompetensi.


“Ini merupakan kebanggaan besar bagi masyarakat Riau, khususnya keluarga besar Persatuan Insinyur Indonesia. Bapak SF Hariyanto telah menunjukkan bahwa seorang pemimpin daerah tidak hanya dituntut memiliki kemampuan kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan, tetapi juga kompetensi profesional yang diakui secara regional,” kata Ulul Azmi.


Ia berharap pencapaian tersebut dapat mendorong peningkatan kualitas pembangunan di Riau, terutama dalam pengembangan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi.


PII Wilayah Riau, lanjutnya, terus mendorong para insinyur untuk meningkatkan kompetensi, memenuhi persyaratan sertifikasi profesi, serta memperoleh legalitas praktik keinsinyuran sesuai ketentuan yang berlaku.


“Dengan semakin banyaknya insinyur Riau yang memperoleh pengakuan nasional dan internasional, kita optimistis kualitas pembangunan dan daya saing daerah akan semakin meningkat,” ujarnya.


Ulul Azmi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan dunia industri. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkuat kualitas tenaga ahli sekaligus menjawab tantangan pembangunan di daerah.


“Insinyur Riau harus naik kelas. Tidak cukup hanya memiliki gelar akademik, tetapi harus memiliki kompetensi, legalitas, integritas, dan pengakuan profesional,” tegasnya.


Sementara itu, SF Hariyanto menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara CAFEO 44. Ia berharap pengakuan profesional tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus mendorong kemajuan pembangunan, khususnya infrastruktur di Provinsi Riau.


“Tentu capaian ini menjadi semangat diri untuk kemajuan infrastruktur di Riau. Dari Riau untuk Indonesia maju. Inilah semangat yang terus kita bangun untuk kemajuan Riau ke depan,” ungkap SF Hariyanto.


Sebagai informasi, CAFEO merupakan forum keinsinyuran tahunan yang mempertemukan praktisi, akademisi, pakar, dan organisasi profesi dari negara-negara ASEAN. Forum ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan, pengembangan teknologi, serta penguatan kerja sama di bidang keinsinyuran.


Gelar ASEAN Engineer diberikan melalui ASEAN Engineering Register (AER) di bawah naungan ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO). Pengakuan ini ditujukan bagi insinyur yang memenuhi persyaratan kompetensi dan profesionalisme sesuai standar yang berlaku.


Pencapaian tersebut diharapkan dapat memperluas jejaring profesional dan membuka peluang kolaborasi regional, sekaligus menjadi dorongan bagi peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia di Provinsi Riau.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT