52 Jembatan Garuda Rampung, Akses 155 Desa dan Kelurahan di Riau-Kepri Makin Terbuka


Jumat, 14-8-2026


52 Jembatan Garuda Rampung, Akses 155 Desa dan Kelurahan di Riau-Kepri Makin Terbuka

PEKANBARU--Sebanyak 52 Jembatan Garuda telah rampung dari total 118 titik yang ditargetkan di wilayah Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Pembangunan jembatan tersebut memperkuat konektivitas sekitar 155 desa dan kelurahan serta memberikan manfaat bagi sekitar 119.592 jiwa.


Peresmian salah satu Jembatan Garuda jenis Armco berlangsung di Jalan Fajar Gang Poncosari, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peluncuran ribuan jembatan dan titik sumber air bersih secara virtual oleh Presiden RI Prabowo Subianto.


Secara virtual, Presiden Prabowo meresmikan 3.395 titik jembatan yang dibangun TNI dan Polri serta 3.000 titik sumber air bersih di berbagai wilayah Indonesia.


Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan pembangunan tersebut merupakan wujud kehadiran negara dan pengabdian TNI serta Polri kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah terpencil.


“Negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil, rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik,” ujar Prabowo.


Di lokasi kegiatan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo menjelaskan, pembangunan Jembatan Garuda ditujukan untuk membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, pelayanan pemerintahan, distribusi logistik, dan kegiatan ekonomi.


“Pembangunan jembatan pada hakikatnya adalah pembangunan konektivitas. Yang kita hubungkan bukan hanya dua sisi sungai, tetapi juga masyarakat dengan pendidikan, kesehatan, pelayanan pemerintah, pasar, kesempatan ekonomi, serta harapan untuk kehidupan yang lebih baik,” katanya.


Dari total 118 titik yang ditargetkan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau, sebanyak 52 jembatan telah selesai dibangun. Sementara 66 titik lainnya masih dalam pengerjaan dengan rata-rata progres di atas 50 persen.


Pembangunan tersebut terdiri atas 23 jembatan perintis, 16 jembatan Armco, dan 79 jembatan beton.


Keberadaan Jembatan Garuda juga membuka akses menuju 138 sekolah, 53 fasilitas kesehatan, dan 33 fasilitas ekonomi. Dari sisi mobilitas, pembangunan jembatan disebut mampu menghemat waktu tempuh masyarakat rata-rata 50 hingga 60 menit.


Akses yang semakin baik turut mendukung pelayanan kesehatan, kegiatan pendidikan, distribusi logistik, serta mobilitas hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan menuju pasar.


Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sembako secara simbolis, pemotongan pita, foto bersama, dan doorstop. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.


Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan tidak hanya menghadirkan akses yang lebih aman dan cepat bagi masyarakat, tetapi juga memperluas peluang ekonomi serta memperkuat konektivitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT