Haris Kampay Teken Dua MoU Pengelolaan Sumur Idle, SPR Catat Terobosan dalam 100 Hari Kerja


Kamis, 16-7-2026


Haris Kampay Teken Dua MoU Pengelolaan Sumur Idle, SPR Catat Terobosan dalam 100 Hari Kerja

PEKANBARU--Belum genap 100 hari menjabat sebagai Direktur PT Sarana Pembangunan Riau (SPR), Dr H Haris Kampay mencatatkan langkah strategis dengan menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama PT Karya Satria Abadi (KSA) dan PT Fondasindo Maret Berjaya (FMB) terkait pengelolaan sumur minyak idle di Wilayah Kerja Rokan.

MoU pertama antara SPR dan PT KSA ditandatangani di Kantor PT SPR, Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Kerja sama tersebut merupakan bentuk Kerja Sama Operasi (KSO), di mana PT KSA merupakan pemenang kontrak pengelolaan sumur idle di Wilayah Kerja Rokan.

Direktur PT SPR, Haris Kampay, mengatakan kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal perusahaan dalam meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau sekaligus membuka peluang lapangan kerja.

"MoU sudah kita tandatangani. Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal bagi SPR untuk meningkatkan kontribusi terhadap PAD Riau dan menciptakan lapangan pekerjaan," ujar Haris.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, SPR akan menggandeng pihak ketiga sebagai operator pengelolaan sumur idle. Haris mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada tiga perusahaan yang menyatakan kesediaannya menjadi operator.

Salah satunya adalah PT Fondasindo Maret Berjaya (FMB), yang menandatangani MoU dengan SPR pada Kamis (16/7/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Haris Kampay dan Direktur Cabang PT Fondasindo Maret Berjaya Wilayah Riau, Jonni, disaksikan Notaris Ira Asiska.

"Yang pasti, kita tidak akan bertumpu pada APBD dalam menjalankan setiap program yang kita buat," tegas Haris.

Usai penandatanganan MoU, jajaran SPR dan PT FMB yang dipimpin Sekretaris SPR, Hariyanto Karim, mengikuti pemaparan potensi sumur minyak idle yang akan dikelola di kantor PT Karya Satria Abadi di Rumbai, Pekanbaru.

Direktur PT Karya Satria Abadi, Dr Taufik Arakhman, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung target pemerintah dalam meningkatkan produksi minyak nasional hingga 1 juta barel per hari.[Wan]
Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT