Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Meranti Serahkan Bantuan dan Janji Bangun Rumah


Selasa, 22-9-2026


Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Meranti Serahkan Bantuan dan Janji Bangun Rumah

MERANTI--Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar mengunjungi keluarga korban kebakaran rumah di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (21/9/2026).


Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran. Rumah milik Nurhayati (65) ludes terbakar pada Sabtu (19/9/2026).


Setibanya di lokasi, Asmar meninjau langsung kondisi rumah yang telah rata dengan tanah. Ia didampingi Asisten I Sekda Meranti T Arifin serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.


Dalam kunjungan tersebut, Asmar menyerahkan bantuan kepada keluarga korban berupa sembako, peralatan rumah tangga, serta dokumen kependudukan berupa KTP dan kartu keluarga (KK).


Selain bantuan, Asmar menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk membantu membangun kembali rumah korban. Rumah baru tersebut direncanakan berukuran 6 x 6 meter dan ditargetkan mulai dibangun pada awal 2027.


Mendengar rencana tersebut, Nurhayati mengaku terharu dan menyampaikan terima kasih atas perhatian serta bantuan pemerintah daerah.


“Terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan. Semoga Pak Bupati dan semua yang hadir dilindungi oleh Allah SWT,” ujar Nurhayati.


Kebakaran terjadi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 16.50 WIB di rumah Nurhayati yang berada di RT 005/RW 001, Jalan Tanjung Harapan.


Api pertama kali diketahui oleh anak korban, Mashitah, setelah melihat asap hitam tebal keluar dari dalam rumah. Api kemudian dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan.


Petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian dan warga sekitar berhasil memadamkan api sekitar pukul 17.30 WIB.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, rumah beserta sejumlah barang milik korban ikut terbakar, di antaranya mesin jahit, mesin cuci, kulkas, kasur, sofa, speaker dan dua unit sepeda.


Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Berdasarkan pemeriksaan sementara di lokasi, kebakaran diduga dipicu korsleting pada instalasi listrik rumah yang sempat menimbulkan percikan api.


Menanggapi kejadian tersebut, Asmar mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik di rumah maupun lingkungan sekitar.


“Saya mengimbau seluruh masyarakat Meranti untuk selalu menjaga rumah maupun lahan dari bahaya kebakaran. Jangan lupa mematikan kompor saat meninggalkan rumah dan perhatikan peralatan serta instalasi listrik yang dapat memicu kebakaran. Semoga kita semua senantiasa dilindungi Allah SWT,” kata Asmar.


Ia berharap masyarakat lebih memperhatikan kondisi peralatan listrik dan sumber api untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian materi maupun korban jiwa.[rr/mgi]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT