Portal Berita Online

PEKANBARU--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah terus berupaya memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan operasi pasar murah.
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah digelar untuk memastikan ketersediaan bahan pokok sekaligus menjaga kestabilan harga.
“Kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” kata Tetty, Senin (31/8/2026).
Tetty menyebutkan, pada pekan ini operasi pasar murah Pemprov Riau kembali digelar di lima titik, dengan rincian empat titik di Kota Pekanbaru dan satu titik di Kabupaten Kampar.
“Operasi pasar murah Pemprov Riau hari ini akan dimulai di Kota Pekanbaru, tepatnya di halaman Masjid Babussalam, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat,” katanya.
Selanjutnya, pada Selasa (1/9/2026), kegiatan digelar di halaman Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya. Kemudian pada Rabu (2/9/2026), operasi pasar murah dilaksanakan di halaman Pasar Inpres Bangkinang, Kabupaten Kampar.
Pada Kamis (3/9/2026), kegiatan dilanjutkan di Jalan Belanak Induk, Lapangan Fasum RT 01/RW 16, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai.
“Terakhir pada Jumat (4/9/2026) di halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya,” ungkapnya.
Tetty menjelaskan, sejumlah bahan pokok tersedia dalam operasi pasar murah dengan harga yang lebih terjangkau. Beras SPHP dijual Rp60.000 per 5 kilogram. Sementara beras Anak Daro dan beras Sokan masing-masing dijual Rp169.000 per 10 kilogram atau Rp84.500 per 5 kilogram.
“Untuk gula pasir dibanderol dengan harga Rp18.000 per kilogram, minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus,” katanya.
Selain itu, garam Krista dijual Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta telur Rp49.000 per papan.
Masyarakat yang ingin berbelanja dalam kegiatan operasi pasar murah diharapkan mengantre dengan tertib dan datang sesuai waktu yang telah ditentukan.
“Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami juga mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” pungkasnya.[rr/mcr]