Sembilan Perpustakaan Desa di Kampar Dinilai, Bersaing Menuju Tingkat Provinsi dan Nasional


Selasa, 19-5-2026


Sembilan Perpustakaan Desa di Kampar Dinilai, Bersaing Menuju Tingkat Provinsi dan Nasional

KAMPAR--Di Kabupaten Kampar, semangat literasi terus digalakkan melalui penilaian terhadap sembilan perpustakaan desa yang disiapkan untuk bersaing menuju tingkat Provinsi Riau hingga nasional. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Penilai Pustaka Desa Kabupaten Kampar sebagai bagian dari upaya penguatan budaya baca di tengah masyarakat.


Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kampar menegaskan bahwa perpustakaan desa kini tidak lagi sekadar tempat meminjam dan membaca buku, tetapi telah berkembang menjadi pusat edukasi, pusat pengetahuan, sekaligus ruang interaksi sosial masyarakat melalui konsep Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).


Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan Riska Jonita menyampaikan bahwa keberadaan perpustakaan desa memiliki peran penting dalam mendorong desa yang lebih inovatif, kreatif, dan mandiri. Ia juga menekankan bahwa perpustakaan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi juga ruang belajar dan pusat aktivitas masyarakat,” ujarnya.


Adapun sembilan perpustakaan desa yang mengikuti penilaian tersebut berasal dari Desa Senama Nenek dan Bukit Kemuning di Kecamatan Tapung Hulu, Desa Pulau Terap di Kuok, Desa Pulau Gadang di XIII Koto Kampar, Desa Laboy Jaya di Bangkinang, Desa Sari Galuh di Tapung, Desa Bukit Kratai di Rumbio Jaya, Desa Rumbio di Kampar, serta Desa Karya Bakti di Kampar Kiri Tengah.


Riska juga menambahkan bahwa perpustakaan desa diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gawai dan permainan daring, sekaligus menjadi sarana penguatan literasi dan numerasi.


Sementara itu, Ketua Tim Penilai Bambang menegaskan bahwa kunci utama perpustakaan desa yang ideal terletak pada inovasi pengelolaan. Menurutnya, perpustakaan harus dikemas secara menarik agar mampu meningkatkan minat kunjung masyarakat dan melahirkan ide-ide kreatif baru di desa.


“Yang terpenting adalah inovasi, bagaimana perpustakaan dibuat nyaman dan diminati masyarakat,” katanya.


Di sisi lain, Sekretaris Desa Rumbio Zulfadri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Pustaka Soboghia Desa Rumbio untuk mengikuti penilaian tingkat Kabupaten Kampar. Ia berharap perpustakaan tersebut dapat meraih hasil terbaik dan melangkah hingga tingkat provinsi bahkan nasional.


Dengan adanya penilaian ini, pemerintah daerah berharap perpustakaan desa di Kampar dapat terus berkembang menjadi pusat pembelajaran dan kreativitas masyarakat serta menjadi contoh penguatan literasi di tingkat desa.[ rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT