Portal Berita Online

PEKANBARU--Dewan Pimpinan Daerah (DPD) The World Peace Guard (TWPG) Provinsi Riau menghadirkan cara berbeda untuk memperkuat silaturahmi dan membangun semangat perdamaian di tengah masyarakat. Bukan melalui forum formal, melainkan lewat kedai kopi.
DPD TWPG Riau resmi membuka Kedai Kopi Perdamaian Dunia atau World Peace Coffee Shop di Sekretariat DPD TWPG Riau, Jalan Irkab, Gang Gunsri Nomor 33, tepat di belakang Budiman Swalayan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Rabu (7/10/2026).
Kedai tersebut diharapkan menjadi ruang bersama bagi masyarakat dari berbagai kalangan. Selain menikmati kopi, makanan, dan minuman, pengunjung dapat berdiskusi, bersilaturahmi, serta bertukar gagasan dalam suasana yang santai dan terbuka.
Ketua DPD TWPG Provinsi Riau, Ruslan, mengatakan Kedai Kopi Perdamaian Dunia sengaja dihadirkan sebagai ruang bersama untuk masyarakat Riau.
Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat dibicarakan secara lebih santai sehingga membuka ruang untuk mencari solusi bersama.
“Pada prinsipnya kita mengajak khususnya komponen masyarakat Riau untuk bisa bersama-sama duduk bersilaturahmi di Kedai Kopi Perdamaian Dunia ini,” ujar Ruslan.
Ia menegaskan, kedai tersebut bukan sekadar tempat untuk menikmati kopi. Lebih dari itu, kedai diharapkan menjadi ruang untuk membahas berbagai persoalan dan mencari jalan keluar secara bersama-sama.
“Ini adalah kedai kopi kita bersama untuk membahas dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang rumit sehingga menjadi lebih baik, bahagia, tenteram dan nyaman,” katanya.
Ruslan menuturkan, makna perdamaian tidak sebatas ketiadaan konflik. Perdamaian, menurutnya, juga mencakup terciptanya kehidupan yang aman, nyaman, dan tenteram bagi masyarakat.
Karena itu, DPD TWPG Riau bersama jajaran pengurus dan Srikandi TWPG menggagas Kedai Kopi Perdamaian Dunia sebagai salah satu wadah untuk mempererat kebersamaan.
“Tujuan perdamaian itu bagaimana kita bisa hidup nyaman dan tenteram. Karena itu kami bersama teman-teman dan ibu-ibu Srikandi membuka Kedai Kopi Perdamaian ini,” ujar Ruslan.
Suasana grand opening berlangsung penuh keakraban. Sejumlah gagasan mengenai program dan kegiatan organisasi turut dibahas dalam suasana santai.
Ke depan, Kedai Kopi Perdamaian Dunia diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan menikmati kopi, tetapi juga menjadi ruang dialog bagi masyarakat untuk membangun komunikasi, bertukar pikiran, serta mencari solusi atas berbagai persoalan.
Melalui kedai tersebut, TWPG Riau ingin menghadirkan ruang sederhana yang dapat mempertemukan berbagai kalangan sekaligus menumbuhkan budaya dialog dan memperkuat semangat perdamaian di tengah masyarakat.[Bid]