Wali Kota Dumai Temui Siswa yang Diduga Keracunan MBG di Rumah Sakit, Pastikan Dapat Perawatan Terbaik


Sabtu, 15-8-2026


Wali Kota Dumai Temui Siswa yang Diduga Keracunan MBG di Rumah Sakit, Pastikan Dapat Perawatan Terbaik

DUMAI--Kondisi sejumlah siswa sekolah dasar yang menjalani perawatan di RSUD dr Suhatman MARS Kota Dumai, berangsur membaik setelah mendapat penanganan medis. Para siswa diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).


Kondisi tersebut mendapat perhatian Wali Kota Dumai H Paisal. Ia mendatangi para siswa di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk melihat langsung kondisi mereka sekaligus memberikan dukungan.


Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai Mukhlis Suzantri serta Direktur RSUD dr Eka Viora Effendi, H Paisal menyapa para siswa yang masih mengenakan seragam pramuka.


Kehadiran Wali Kota Dumai membuat suasana ruang perawatan lebih hangat. Para siswa yang sebelumnya mendapat penanganan medis mulai menunjukkan kondisi yang lebih baik dan terlihat kembali tersenyum.


H Paisal memastikan pemerintah daerah memberikan perhatian penuh terhadap kondisi para siswa. Ia juga memastikan seluruh biaya perawatan di rumah sakit ditanggung hingga para siswa dinyatakan pulih.


"Kesehatan dan keselamatan anak-anak kita adalah prioritas nomor satu saat ini. Alhamdulillah, kami sudah instruksikan pihak RSUD dr Suhatman untuk memberikan pelayanan medis yang maksimal hingga seluruh siswa benar-benar sembuh dan bisa kembali pulang ke rumah," ujar H Paisal, dikutip Jumat (14/8/2026).


Seiring membaiknya kondisi para siswa, Pemko Dumai juga menyiapkan langkah evaluasi terkait kejadian tersebut. Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan pihak terkait untuk memastikan pelaksanaan program MBG ke depan semakin aman bagi anak-anak.


Evaluasi akan mencakup aspek keamanan, kebersihan, serta kelayakan pangan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas makanan yang diterima para siswa.


"Insya Allah Pemko Dumai akan mengambil langkah terhadap persoalan ini dengan melibatkan pihak terkait. Kami pastikan evaluasi ketat akan dilakukan agar standar keamanan, kebersihan, dan kelayakan pangan program Makan Bergizi Gratis di Kota Dumai ke depan terjaga penuh dan kejadian serupa tidak terulang lagi," pungkasnya.


Selain jajaran pemerintah, aparat Polres Dumai, guru, dan orang tua turut mendampingi para siswa selama menjalani perawatan. Dukungan tersebut diharapkan membantu para siswa hingga kondisi mereka pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.[rr/mcr}

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT