Warga Kulim Heboh Isu Pocong Jadi-jadian, Polisi: Itu Hanya Tunawisma


Jumat, 5-6-2026


Warga Kulim Heboh Isu Pocong Jadi-jadian, Polisi: Itu Hanya Tunawisma
Ilustrasi.

KULIM--Warga di kawasan Agro Wisata Pelangi, Kelurahan Mentangor, Kulim, dibuat geger oleh kabar adanya sosok pocong jadi-jadian yang diduga berkeliaran pada malam hari. Isu tersebut sempat viral di lingkungan warga hingga memicu kepanikan dan aksi pengejaran terhadap seorang pria yang dianggap mencurigakan.


Peristiwa ini terjadi pada Selasa malam (2/6/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Sejumlah warga mengaku melihat seorang pria mondar-mandir di sekitar permukiman dengan gerak-gerik yang dianggap tidak biasa. Kecurigaan semakin kuat setelah muncul dugaan bahwa pria tersebut hendak melakukan aksi pencurian di salah satu rumah warga.


Situasi kemudian memanas. Warga secara spontan melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan pria tersebut. Karena kondisi malam hari, ditambah adanya kain putih yang ditemukan di sekitar lokasi, sebagian warga sempat mengira sosok itu adalah pocong jadi-jadian.


Warga pun segera melaporkan kejadian tersebut melalui layanan darurat 110. Menerima laporan tersebut, petugas dari Polsek Kulim segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan pengamanan situasi agar tidak terjadi aksi main hakim sendiri.


Kapolsek Kulim, Kompol Didi Antoni, menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya unsur mistis maupun tindak pidana berat seperti yang sempat dikhawatirkan warga.


“Setelah kami lakukan pengecekan, pria tersebut merupakan seorang tunawisma yang sering berada di sekitar lokasi. Tidak ada unsur teror atau tindak kriminal seperti yang berkembang di masyarakat,” ujarnya.


Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas juga menemukan selembar kain putih lusuh yang tersangkut di sekitar area dekat tempat pembuangan sampah liar. Kain tersebut diduga kuat menjadi pemicu kesalahpahaman warga, karena terlihat menyerupai kain kafan saat malam hari.


Selain itu, berdasarkan keterangan warga, kain tersebut sudah beberapa kali terlihat berada di lokasi yang sama, namun baru kali ini memicu kepanikan karena bertepatan dengan munculnya sosok pria yang dianggap mencurigakan.


Pria yang diamankan warga diketahui merupakan tunawisma yang kerap berpindah-pindah dan berada di sekitar kawasan tersebut. Ia tidak menunjukkan tanda-tanda melakukan tindakan kriminal berat, meski sebelumnya sempat dicurigai hendak melakukan pencurian ringan.


Polisi memastikan bahwa yang bersangkutan tidak terbukti melakukan tindak pidana dalam kejadian tersebut. Untuk sementara, situasi telah ditangani dan dikendalikan oleh pihak berwenang.


Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial maupun grup percakapan.


Kapolsek juga menekankan pentingnya peran sistem keamanan lingkungan (siskamling) untuk mencegah kejadian serupa, sekaligus mengurangi potensi kepanikan di masyarakat.


“Kami mengimbau warga untuk segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat jika menemukan hal yang mencurigakan, agar bisa ditangani dengan tepat,” tambahnya.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kepanikan di tengah masyarakat dapat muncul dari informasi yang belum terverifikasi, ditambah kondisi lingkungan dan situasi malam hari yang sering kali memunculkan kesalahpahaman.


Kini, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif, dan warga diharapkan lebih waspada namun tetap tenang dalam menyikapi informasi yang beredar.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT