BBPOM Pekanbaru Perketat Pengawasan Kosmetik Ilegal di Kepulauan Meranti


Minggu, 11-10-2026


BBPOM Pekanbaru Perketat Pengawasan Kosmetik Ilegal di Kepulauan Meranti
Kepala BBPOM di Pekanbaru, Sofiyani Chandrawati Anwar.

SELATPANJANG--Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk mengantisipasi peredaran obat, makanan, dan kosmetik ilegal. Pengawasan menjadi perhatian khusus karena wilayah kepulauan tersebut memiliki jalur perairan yang berpotensi dimanfaatkan untuk memasukkan produk tanpa izin edar.


Kepala BBPOM di Pekanbaru, Sofiyani Chandrawati Anwar, mengatakan pihaknya terus mendorong penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, termasuk melalui koordinasi bersama Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin.


Menurut Sofiyani, pengawasan obat dan makanan membutuhkan dukungan serta keterlibatan pemerintah daerah agar dapat berjalan optimal. Karena itu, BBPOM mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk meningkatkan pengawasan, terutama di titik-titik yang dinilai rawan menjadi jalur masuk produk ilegal.


“Upaya tersebut diharapkan dapat menekan peredaran produk yang tidak memiliki izin edar dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat,” ujarnya, Jumat (9/10/2026).


Ia menambahkan, pengawasan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui koordinasi lintas sektor. Dengan demikian, potensi masuk dan beredarnya produk yang tidak memenuhi ketentuan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.


Selain pengawasan obat, makanan, dan kosmetik, BBPOM di Pekanbaru juga memberikan perhatian terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong pendampingan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan makanan yang disediakan memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.


Pengawasan tersebut mencakup seluruh tahapan penyediaan makanan, mulai dari pengelolaan bahan pangan hingga makanan siap disajikan. Aspek kebersihan, mutu, dan keamanan pangan perlu menjadi perhatian agar makanan yang diberikan kepada penerima manfaat tetap aman dikonsumsi.


Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menyambut baik upaya BBPOM di Pekanbaru dalam memperkuat pengawasan obat dan makanan di wilayahnya. Pemerintah daerah, kata dia, siap memberikan perhatian lebih terhadap pencegahan peredaran produk ilegal.


Sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG, Muzamil juga menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program tersebut melalui pengawasan terhadap SPPG di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Sinergi BBPOM di Pekanbaru dan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat perlindungan masyarakat dari produk yang tidak memenuhi ketentuan sekaligus meningkatkan keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.


Melalui pengawasan yang berkelanjutan, koordinasi lintas sektor, dan pendampingan terhadap SPPG, kualitas pengawasan obat dan makanan di Kepulauan Meranti diharapkan semakin meningkat.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT