Portal Berita Online

KEPULAUANMERANTI--Bupati Kepulauan Meranti H Asmar mengingatkan seluruh masyarakat agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 tidak menjadi pemicu perpecahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi merupakan hal yang wajar dan harus disikapi secara dewasa dengan tetap menjaga persatuan serta kondusivitas daerah.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Asmar saat menghadiri rapat pembentukan Panitia Pemilihan, Tim Pengawas, dan Tim Keamanan Pilkades Serentak Tahun 2026 di Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kepulauan Meranti, baru-baru ini.
Bupati Asmar mengatakan, Pilkades merupakan bentuk pelaksanaan demokrasi di tingkat desa yang harus dilaksanakan secara profesional, transparan, jujur, adil, dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia menegaskan, keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari terlaksananya pemungutan suara, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.
"Jangan sampai perbedaan pilihan politik di tingkat desa berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu persatuan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti," tegas Asmar.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkades, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti membentuk Panitia Pemilihan Kabupaten, Tim Pengawas, dan Tim Keamanan.
Bupati meminta Panitia Pemilihan Kabupaten menjalankan tugas pembinaan, koordinasi, fasilitasi, monitoring, dan evaluasi secara maksimal agar setiap persoalan dapat diantisipasi sejak awal.
Sementara itu, Tim Pengawas diminta bekerja secara objektif, independen, profesional, dan bertanggung jawab untuk mencegah terjadinya pelanggaran administrasi maupun potensi konflik selama tahapan Pilkades berlangsung.
Adapun Tim Keamanan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan instansi terkait diminta melakukan pengamanan terpadu mulai dari tahap persiapan, pencalonan, kampanye, pemungutan suara hingga penetapan kepala desa terpilih.
Bupati Asmar juga mengajak seluruh masyarakat, perangkat daerah, camat, dan pemangku kepentingan untuk menjaga komunikasi serta koordinasi selama seluruh tahapan Pilkades.
"Kita satu daerah, satu Kabupaten Kepulauan Meranti. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar pelaksanaan Pilkades berjalan dengan baik dan lancar," ujarnya.
Ia juga meminta para camat terus melakukan pembinaan kepada pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai aturan dan jadwal yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asmar turut menyampaikan rencana pemberian penghargaan kepada kepala desa berprestasi yang tidak memiliki temuan dari BPK maupun Inspektorat.
Apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan, Pemkab Kepulauan Meranti berencana memberikan penghargaan berupa hadiah umrah kepada maksimal tiga kepala desa berprestasi pada tahun 2027.
Rapat tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, pimpinan perangkat daerah terkait, para camat, kepala bagian Setdakab, serta tamu undangan lainnya. [rr/mgi]